Mitan Langka, Warga Desak OP -->

Iklan Semua Halaman

.

Mitan Langka, Warga Desak OP

Monday, July 30, 2012

Sejumlah warga terutama Ibu Rumah Tangga (IRT) pada sejumlah desa di Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima mengeluh. Masalahnya, sejak bulan lalu minyak tanah (Mitan) di wilayah setempat langka. Akibatnya, terpaksa mengurangi kegiatan memasak.

Antri: Sejumlah IRT di Kecamatan Madapangga mengantri mendapatkan Mitan. Foto Nas
                Sebagian ibu rumah tangga mengaku  terpaksa menggunakan kayu bakar, sebab jika Mitan sudah didistribusikan ke wilayah setempat, tidak memenuhi kebutuhan seluruh rumah tangga. “Setiap minggu kami selalu mengantri hingga berjam-jam untuk dapat minyak, tapi belum tentu dapat harus nunggu minggu berikutnya dan itu belum tentu dapat lagi,” ungkap Hadneh, warga desa Mpur.i        Diakuinya, kelangkaan  Mitan  tidak hanya terjadi di Mpuri, namun dialami juga seluruh ibu rumah tangga di desa Campa dan Tonda. Jika tidak beralih menggunakan kayu bakar, sebagian ibu tidak bisa memasak. “Kalau sudah pasti tidak dapat minyak, jadinya harus pakai kayu, syukur-syukur kalau kayu gampang didapat, tapi kalau tidak ada, nunggu kayu dulu,” katanya.
                Keluhan yang sama juga diungkapkan Farida. Akibat Mitan di desa setempat  langka, terpaksa membeli di Kota Bima. “Kalau sudah tidak dapat jatah, terpaksa saya suruh anak atau adik  saya cari ke Kota Bima dari pada tidak makan,” katanya.
                Farida berharap Pemerintah Kabupaten Bima terutama Dinas terkait segera merespon kondisi itu, minimal menyiapkan operasi pasar Mitan. Meskipun langka, Mita tetap dijual Rp3.500 per liter.“Kalau pakai kayu bakar, kami juga kuatir apalagi saat sekarang ini kondisi angin kencang,” katanya.
                Pada bagian lain, kelangkaan Mitan juga dirasakan sejumlah ibu di desa Bajo. Bahkan jika pun ada minyak dijual Rp5 ribu liter. “Rata-rata pangkalan dan kios jual lima ribu per liter, mungkin ingin segera kaya atau manfaatkan keadaan,” ujar Nurmi, warga setempat.
PERRHATIAN: Hati-hati penipuan mengatasnamakan Berita11.com/ PT Sebelas Cyber Media. Kerja sama/ iklan dan invoice resmi hanya yang ditandatangani Direktur PT Sebelas Cyber Media dan tercatat dalam sistem informasi (data base) perusahaan serta nomor nota tagihan yang teregistrasi dengan kode unik di sistem informasi perusahaan. Kami tidak bertanggung jawab atas nota tagihan (invoice) yang tidak tercatat maupun atas tagihan pajak terhadap invoice/kuitansi yang bukan dari perusahaan. Pembayaran tagihan iklan/ advetorial/ kerja sama yang sah melalui rekening perusahaan An. PT Sebelas Cyber Media.