![]() |
| Suasana Kunjungan Tim Peneliti Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR RI di Makorem 162/WB. |
Mataram,
Berita11.com— Kepala Staf Korem 162/WB Letnan Kolonel Inf Endwarwan Yansori bersama para Kasi, Pasi serta Dan/Ka
Satdisjan dan Balakyan Korem menyambut kunjungan kerja tim Pusat Penelitian
Badan Keahlian DPR RI di Makorem 162/WB, Rabu (28/9/2019).
Kasrem 162/WB
dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada seluruh rombongan tim
Penelitian Badan Keahlian DPR RI di Makorem 162/WB.
Kasrem
mengatakan, tugas pokok yang tertuang
dalam pasal 7 ayat (1) Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI yang
kemudian dijabarkan dalam ayat (2) dilaksanakan dengan Operasi Militer Untuk
Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
“Khusus untuk
tugas OMSP ada 14 point salah satunya penanggulangan bencana alam,” ujar
Kasrem.
Untuk itu,
lanjut pria kelahiran Bengkulu tersebut, para perwira staf agar memberikan
data-data yang dibutuhkan sehingga proses penelitian dapat berjalan aman dan
lancar sesuai harapan kita bersama.
Ketua tim
Prof Dr Muhammad Mulyadi AP M.Si menyampaikan maksud kedatangan ke Korem 162/WB
untuk mengumpulkan informasi, data dan keterangan baik dari Korem sendiri
selaku satuan komando teritorial maupun BPBD provinsi dan kabupaten kota serta
Basarnas Provinsi NTB yang dilakukan dengan wawancara dan tanya jawab secara
langsung maupun dengan mengisi cek list.
Adapun
hasilnya, sambungnya, akan dijadikan bahan kajian penelitian lebih lanjut untuk
dijadikan regulasi yang tepat dalam pelibatan TNI terkait penanganan bencana
alam.
Usai
memberikan sambutan, acara kemudian dilanjutkan dengan wawancara dan tanya
jawab, terkait penanganan bencana alam yang dilaksanakan satuan TNI dalam hal
ini Korem 162/WB, baik pada saat mitigasi bencana, pelaksanaan tanggap darurat
maupun pasca bencana atau rehabilitasi yang berkaitan dengan jumlah personel,
alat Perlengkapan, anggaran.
Pada
kesempatan tersebut juga dihadiri kepala BPBD Provinsi NTB dan para kepala BPBD
kabupaten kota yang terdampak bencana alam gempa bumi tahun 2018 lalu. [MR]
Komentar