Handal: Banyak PKBM Hanya Bertumpu pada Program -->

Iklan Semua Halaman

.

Handal: Banyak PKBM Hanya Bertumpu pada Program

Monday, July 30, 2012

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Non-Formal dan Informal Dinas Pendindikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Bima, Drs Handal Wirawan, mengakaui, umumnya, hampir seluruh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Bima hanya bisa mengandalkan program dan kucuran anggaran dari pemerintah dalam melaksanakan kegiatan.

                Menurut Handal, semestinya PKBM tidak boleh hanya mengandalkan anggaran dan menunggu program dari pemerintah, namun harus tetap rutin melaksanakan kegiatan secara swadaya dan berupaya mencari dana secara mandiri. “Jadi selama ini memang muncul asumsi, tak ada program atau dana dari pemerintah, maka lembaga pendidikan non formal tidak melaksanakan kegiatan, padahal mestinya harus tetap melaksanakan program secara swadaya, karena tujuan PKBM itu dari masyarakat, untuk masyarakat dan dilaksanakan masyarakat,” katanya di Dinas Dikpora, kemarin.
                Meskipun pengawasan dan pemantauan tetap dilaksanakan, Handal yakin hingga sekarang banyak PKBM di Kabupaten Bima yang pasif atau tidak pernah melaksanakan kegiatan. Dinas Dikpora sebenarnya bisa saja selektif dalam mengeluarkan ijin, namun akan dihadapkan persoalan dilematis. “Bisa saja selektif, tapi banyak aspek yang kami pertimbangan, pada satu sisi sikap kaku akan memunculkan persoalan baru, kapasitas Dinas (Dikpora) hanya sebatas menfasilitasi, jadi masyarakatlah yang harus menyadari dan bertanggung jawab terhadap eksistensi kegiatannya,” katanya.
                Menurut Handal,  PKBM sejatinya merupakan lembaga sosial, swadaya masyarakat sehingga harus tetap melaksanakan kegiatan tanpa dipengaruhi tersedia atau tidaknya anggaran dari pemerintah. Selama ini, penetrasi pemerintah melalui program luar sekolah cukup efektif termasuk mendorong grafik angka buta aksara nol (Absano). “Sudah pasti ada pengaruhnya, karena itulah tujuan akhir dari prorgram pendidikan non-formal,” katanya.
                Mengenai pengawasan pelaksanaan program Tahun 2012, bergantung dari pemerintah pusat. Dinas Dikpora hanya sebagai pendamping di daerah. Selain itu, implementasi program PAUD dan PKBM tidak sepenuhnya terkonsentrasi lagi pada bidang PNFI. “Misalnya paket A dan PAUD juga masuk dalam bidang Dikdas, demikian juga program paket C masuk Dikmen. Jadi , sudah ada perubahan, tidak sepenuhnya jadi tugas bidang pendidikan non-formal, tapi sudah dibagi dengan  bidang formal,” katanya.
PERRHATIAN: Hati-hati penipuan mengatasnamakan Berita11.com/ PT Sebelas Cyber Media. Kerja sama/ iklan dan invoice resmi hanya yang ditandatangani Direktur PT Sebelas Cyber Media dan tercatat dalam sistem informasi (data base) perusahaan serta nomor nota tagihan yang teregistrasi dengan kode unik di sistem informasi perusahaan. Kami tidak bertanggung jawab atas nota tagihan (invoice) yang tidak tercatat maupun atas tagihan pajak terhadap invoice/kuitansi yang bukan dari perusahaan. Pembayaran tagihan iklan/ advetorial/ kerja sama yang sah melalui rekening perusahaan An. PT Sebelas Cyber Media.