Bima. Berita 11 com - Guna menyerap dan menampung aspirasi masyarakat di wilayah Kecamatan Kempo Kabupaten Bima-NTB, Ketua Komisi 1 dan anggota DPRD Kabupaten Dompu, dari Partai Demokrat lakukan kegiatan reses Masa Sidang Tahun 2026/2027 dari Fraksi Partai Demokrat. Kegiatan reses tersebut terpusat di Aula Kantor Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu. Rabu (28/01/2026).
Hadirnya wakil rakyat tersebut, disambut oleh unsure Muspika Kempo, Camat Kempo, Drs. Budirahman beserta staf, Danramil 1614-02 /Kempo Kapten CZi Arif Budimansyah, Kapolsek Kempo, Iptu Agustamim SH. Dan sejumlah perwakilan masyarakat kecamatan Kempo.
Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Dompu, Bapak Sirajuddin, S.Sos., dihadapan kurang lebih 41 peserta dari berbagai unsur pemerintahan dan Forkopimcam. Turut hadir juga Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Dompu Bapak Andi Bahtiar, A.Md.Par, para Kepala UPTD, serta Kepala Desa se-Kecamatan Kempo.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Camat Kempo yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Dompu. Camat Kempo menekankan pentingnya forum tersebut sebagai wadah untuk menyampaikan dan mendengarkan aspirasi, khususnya terkait dinamika anggaran serta kondisi pegawai di tingkat kecamatan dan desa.
Disetiap kunjungan dalam menyerap aspirasi masyarakat tersebut, Ketua Komisi 1 DPRD, Sirajuddin S.Sos didampingi oleh anggotanya sesama Komisi menyampaikan bahwa dirinya hadir merupakan tugas pokok dan wajib dilakukan oleh dirinya selaku Wakil Rakyat untuk mengetahui segala apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Yang tentunya aspirasi atau keluhan masyarakat akan dirinya tampung untuk perjuangkan di sidang parlemen tahun anggaran 2026-2027 dalam sidang beberapa bulan kedepan.
" Silakan disampaikan apa yang menjadi persoalan di wilayah desa, mungkin ada program yang belum tersentuh oleh anggaran desa maupun anggaran pemerintah daerah (APBD) Kabupaten Dompu, nanti bisa saya perjuangkan, " ujarnya.
Pada saat sesi tanya jawab, ada beberapa aspirasi ataupun keluhan masyarakat yang diserap dan dicatat oleh anggota DPR Komisi 1 tersebut, seperti persoalan P3K dan usulan dari masyarakat yang hadir terkait perbaikan kebutuhan pertanian guna meningkatkan hasil panen.
Menjawab usulan warga tersebut, Sirajuddin mengatakan, setiap tahun sejak menjadi anggota DPRD, dirinya tetap gelontorkan anggaran untuk pembangunan desa setempat. " Alhamdulillah saya dan anggota Komisi 1, tidak lupa dengan dapil kami, setiap tahun kami tetap konsisten untuk memperjuangkan segala usulan dari masyarakat, " ujarnya.
Terkait dengan usulan persoalan P3K yang akhir - akhir ini menjadi seksi pembahasan publik, pihaknya akan menjadikan perioritas, menjadi kado tersendiri untuk dihadirkan ke meja sidang nantinya. " Masalah P3K, sudah menjadi agenda khusus kami untuk diperjuangkan dalam pembahasan masa sidang nantinya, yang jelas P3K Penuh waktu akan diperjuangan untuk diangkat menjadi PNS, sementara untuk P3K Paruh Watuk akan diperjuangkan menjadi Penuh Waktu sehingga kebutuhan salerinya mampu terpenuhi sesuai dengan standar yang diharapkan, " katanya.
Untuk masalah pertanian, terutama permintaan bor dalam tadi, lanjut Sirajuddin, dirinya dan anggota yang hadir, tidak berikan janji yang muluk - muluk lantaran anggaran yang ada di jajaran pemerintah daerah dalam hal ini instansi pertanian sudah terkuras dengan adanya kebijakan dari pemerintah pusat, lakukan pemotongan anggaran senilai kurang lebih 60 porsen. Kendati demikian pihaknya selaku wakil rakyat akan perjuangkan semaksimal mungkin untuk memenuhi permintaan masyarakat tersebut. " Insyaallah, disaat sidang parlemen nantinya tetap kami sampaikan dan memperjuangkan sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat petani terwujudkan, " ujar Sirajuddin dengan nada meyakinkan.
Moment tersebut, dimanfaatkan oleh anggota komisi 1 DPRD Kabupaten Dompu, sebagai ajang silaturrahmi dan di akhiri dengan pose bersama. (B-17)
Komentar