![]() |
Kapolres Dompu AKBP Erwin Suwondo Menyambangi Rumah Korban Penganiayaan di Kecamatan Hu'u. |
Dompu, Berita11.com— Pasca insiden berdarah saat orgen tunggal pada acara
syukuran khitanan di Dusun Madawa Desa Marada Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu, Kapolres
Dompu AKBP Erwin Suwondo, SIK,MIK, mengunjungi rumah korban tewas karena
penganiayaan di dusun setempat, Selasa (7/8/2018) pagi.
Tak hanya berkunjung, Kapolres Dompu menyerahkan bantuan dan santunan kepada kerabat korban.
Kehadiran Kapolres di Dusun Madawa Desa Marada Kecamatan Hu'u, Kabupaten
Dompu disambut hangat bapak kandung korban, Ilham Maman di rumahnya Selasa
pagi.
Kepala Sub-Bagian Humas Kepolisian Resor Dompu, IPTU Suhatta SH mengatakan
isinden meninggalnya Taufik Ihram alias Satako, 19 tahun diduga dianiaya secara
bersama saat hiburan malan orgen tunggal yang disenggelerakan Ramadhan, warga
Dusun Madawa.
“Selain memberikan santunan serta bantuan, Kapolres juga hadir di tengah
masyarakat untuk meminimalisir situasa yang berkembang pasca terjadinya
penganiayaan,” jelas Suhatta di Dompu, Selasa (7/8/2018).
Suhatta menjelaskan tiga di antara warga yang diduga pelaku penganiayaan
telah berhasil diringkus polisi yakni MM (30), IHM (41) SW (30). Sementara pelaku
lain yakni AM alias KK (30) yang sempat melarikan diri, sekira pukul 12.00 Wita
berhasil diringkus polisi.
“Kapolres meminta pada keluarga korban agar kasus tersebut diserahkan
sepenuhnya pada pihak kepolisian untuk dilakukan proses hukum,” imbau Suhatta
mengutip harapan Kepolres Dompu terhadap keluarga korban.
Sementara itu, orang tua korban, Ilham Maman memberikan kepercayaan
sepenuhnya pada pihak yang berwajib atas musibah yang dialami anaknya.
“Kami dari pihak keluarga sudah serahkan ke pihak kepolisian untuk
diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar orang tua korban. (CR-D/PIS)