Dompu, Berita11.com - Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Komunitas Masyarakat Miskin Kota (KOMMIK) Kabupaten Dompu demo Pengadilan Negeri (PN) Dompu pada Senin (17/7/2023) pagi.
Massa aksi menyoroti terkait pelelangan sebuah Ruko yang terletak di Desa Nowa, Kecamatan Woja dengan pemiliknya Eli Kurniawati dan pemenang lelang Jainuddin dinilai bermasalah dan massa aksi menduga ada penipuan konsumen dilakukan oleh PN Dompu.
Berangkat dari itu, massa aksi meminta PN Dompu segera melakukan eksekusi kembali terhadap Ruko tersebut. Massa aksi juga meminta terhadap Ketua Mahkam Konstitusi dan Instansi terkait untuk segera copot Ketua PN Dompu.
Koordinator lapangan, Alamsyah dan Muktamar SH menegaskan, jika PN Dompu tidak segera melakukan eksekusi pemilik Ruko yang lama, maka masa aksi meminta PN Dompu segera kembalikan semua biaya kepada pemenang lelang yakni Jainuddin.
"Hari ini, kami sudah sangat minim untuk mempercayai pihak Pengadilan Negeri Dompu, kami meminta segera kembalikan semua biaya pemenang lelang," tegas Alamsyah didampingi Muktamar.
Usai melakukan orasi secara bergantian, massa aksi diterima oleh Humas Pengadilan yakni Riky Yahanee, SH dan didampingi oleh Wakil Humas Rio Aprioka SH guna melakukan dialog.
Dalam dialog yang diawali oleh Korlap Alamsyah menyampaikan bahwa hingga saat ini Ruko yang dilelang oleh PN Dompu masih dikuasai oleh pemilik lama yakni Eli Kurniawati beserta keluarganya.
Sementara, Jainuddin sebagai pemenang lelang belum juga menempati Ruko tersebut. Mereka juga meminta PN Dompu agar segera mengambil langkah untuk menyelesaikan masalah tersebut. Jika PN Dompu tidak bisa mengambil keputusan saat ini, maka massa aksi berjanji bakal bermalam di PN Dompu.
Sementara, Humas PN Dompu, Riky Yahanee mengatakan bahwa semua tuntutan massa aksi akan disampaikan ke Ketua PN Dompu mengingat Ketua PN Dompu saat ini sedang tidak ada di tempat (Cuti).
"Kami meminta waktu dan berharap untuk bersabar dalam waktu dua sampai lima hari ini, tunggu pak Ketua tiba di Dompu nanti, dan kami akan segera berkordinasi dengan KOMMIK dan pemenang lelang," pinta Riky Yahanee.
Untuk diketahui, aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh KOMMIK dikawal ketat oleh aparat kepolisian dari Polres Dompu di bawah kendali Paur Subbag Bin Ops Bag Ops, Ipda Samsul Rizal. [B-10]
Komentar