Makanan Tampa Kemasan Kiriman MBG Yayasan Ali Bimasakti Menuai Sorotan -->

Iklan Semua Halaman

.

Makanan Tampa Kemasan Kiriman MBG Yayasan Ali Bimasakti Menuai Sorotan

Wednesday, March 11, 2026
Kondisi makan penyaluaran SPPG Yayasan Ali Bimasakti Kananga, sebelum dan sesudah masuk kresek. Foto : (ory)

Bima., Berita 11 com - Penyaluran makanan porsi besar dilakukan oleh Makan Bergizi Gratis (MBG) Yayasan Alif Bimasakti Kananga  di wilayah Kecamatan Bolo Kabupaten Bima-NTB. Memenuai sorotan para guru dan masyarakat. Pasalnya, sajian MBG yang disalurkan tidak memenuhi standar dan aturan, diletakkan begitu saja dan ditumpuk saja di atas meja. Ada juga di tumpuk dalam dus dan kresek tampa kemasan/bungkusan dan terlihat 'telanjang'.

"Kalaupun Tote bag nya di ambil kembali, lebih baik sekalian saja makanan tersebut di bawa pake bakul, kan nga repot. Toh pada akhirnya kita kita juga yang repot harus membagikan ke siswa secara ngecer. Harusnya makan ini ada kemasan, jangan biarkan telanjang begini ' ujar beberapa guru.

Ini belum kita bicarakan nilai gizinya, bentuk sajiannya sana sudah menyimpan dari nilai sehat, tambah guru - guru.

Dari hasil pantauan langsung Berita 11 com di SMAN 1 Bolo dan SDN Kananga. Pada Rabu (11/3). Terlihat sajian MBG tidak dikemas sama sekali alias 'telanjang ' hanya di taroh ditumpuk begitu saja tampa dibungkus dengan rapi. Awalnya para petugas MBG datang membawa makanan dengan mengunakan Tote Bag (sejenis tas red) namun setelah diturunkan, terlihat petugas MBG langsung menyalin makanan dalam Tote bag tersebut kedalam kardus dan keresek besar serta menumpahkan makana itu di atas meja tampa adanya kemasan. Yang kemudian Tote bag di kumpulkan lagi dan di bawa kembali oleh petugas MBG, menaruhnya ke dalam mobil.

Salah satu guru di SDN Kananga sangat prihatin dan sesalkan kondisi Penyaluran MBG yang telah menghabiskan miliaran rupiah anggaran negara tersebut, menurut para guru disekolah setempat Engan ditulis namanya tersebut, pihak penyalur MBG dalam hal ini Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Alif Bimasakti, telah lalai dalam melaksanakan tugasnya. " Peranan SPPG sangat penting dalam penyiapan MBG sebelum disalurkan ke masing-masing sekolah, namun hal ini seolah olah ada pembiaran, sehingga mutu makanan tidak terjamin terkait dengan higienis serta nilai gizi makanan,"  ujar para guru.

Yang intinya, pelaksanaan MBG ini kami rasa kurang tepat, justeru ujung ujungnya kami para guru yang repot, harus membagikan lagi kepada murid secara ecer, satu persatu. " Kamipun merasa prihatin dan tidak tega membagikan makanan tersebut secara 'telanjang begitu ', ya terpaksa kami sendiri inisiatif beli keresek kecil untuk menaruh makanan tersebut, walaupun keresek tersebut tidak baik untuk tempat makanan karena akan tidak sehat. Tapi gimana lagi, kan, kasian anak - anak harus bawa pulang makan seperti itu, kalau jatuh ditanah malah lebih parah lagi nantinya, tentunya akan tidak layak lagi di makan, " gerutu para guru.

Terlihat MBG yang dibagikan berupa, Satu biji telor matang, satu buah kue potong,  Satu biji buah apel dan dua biji kurma. 

Hingga berita ini diturunkan, dihari yang sama awak berita 11 com mencoba lakukan klarifikasi kepada pihak MBG maupun SPPG dikantornya. Namun mendapatkan informasi dari salah satu karyawan MBG Yayasan Alif Bimasakti bahwa kedua pihak tersebut sedang berada diluar kantor. (B-07)

PERRHATIAN: Hati-hati penipuan mengatasnamakan Berita11.com/ PT Sebelas Cyber Media. Kerja sama/ iklan dan invoice resmi hanya yang ditandatangani Direktur PT Sebelas Cyber Media dan tercatat dalam sistem informasi (data base) perusahaan serta nomor nota tagihan yang teregistrasi dengan kode unik di sistem informasi perusahaan. Kami tidak bertanggung jawab atas nota tagihan (invoice) yang tidak tercatat maupun atas tagihan pajak terhadap invoice/kuitansi yang bukan dari perusahaan. Pembayaran tagihan iklan/ advetorial/ kerja sama yang sah melalui rekening perusahaan An. PT Sebelas Cyber Media.