![]() |
| Ketua Yayasan Peduli Kemanusiaan Al Muhsinin Kota Bima, Muhammad Makdis ST Menyerahkan Bantuan Uang Tunai kepada Warga Difabel di Kelurahan Kendo Kecamatan Raba Kota Bima, Jumat (1/11/2019) Sore. |
Kota Bima, Berita11.com— Yayasan Peduli
Kemanusiaan Al Muhsinin Kota Bima terus bergerak melaksanakan sejumlah kegiatan
bhakti sosial. Pada Jumat, 11 November 2019, para pemuda dan perempuan aktivis
sosial Yayasan Al Muhsinin menyerahkan bantuan untuk penderita lumpuh, anak
difabel di Kelurahan Kendo Kecamatan dan warga tak mampu di Lingkungan Oi Mbo
Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima.
Kegiatan bhakti sosial penyaluran bantuan
dipimpin langsung Ketua Yayasan Al Muhsinin, Muhammad Makdis ST. Rombongan
yayasan menyerahkan bantuan Usman H Mahmud, warga RT 04/02 Kelurahan Kendo
Kecamatan Raba yang menderita penyakit lumpuh. Selain itu, bantuan juga
diserahkan kepada ibu Misnah untuk pengobatan anaknya Karmila (5 tahun) yang lumpuh
sejak lahir. Di kelurahan yang sama, Ketua Yayasan Al Muhsinin, Muhammad Makdis
ST, juga menyerahkan bantuan uang tunai kepada H Ismail Umar (73 tahun), warga
RT 03/01 Kelurahan Kendo.
Selain masing-masing uang tunai, sejumlah
bantuan yang disalurkan berupa sembilan bahan pokok (Sembako) yang dibutuhkan
warga kurang mampu.
Atas bantuan tersebut, H Ismail Umar, ibu
Misnah dan Usman H Mahmud mengungkapkan rasa syukur. Sejumlah warga kurang
mampu tersebut juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Yayasan, pamuda dan pemudi peduli kemanusiaan yang
terhimpun dalam Yayasan Al Muhsinin yang telah berkunjung dan menyerahkan
bantuan.
Setelah itu, rombongan Yayasan Al Muhsinin
mengunjungi dan menyerahkan bantuan Sembako dan uang tunai kepada Ibo Robiyanti
(48 tahun), warga RT 09/05 Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima,
yang menderita cacat fisik.
Ibo Robiyanti mengungkapkan ucapan terima kasih
kepada pengurus Yayasan Al-Muhsinin yang memiliki perhatian terhadap dirinya yang
memiliki kekurangan. “Terima kasih abnyak kepada pengurus Yayasan Al-Muhsinin
yang berkenan berkunjung dan memberikan bantuan kepada kami yang memiliki
kekurangan. Mudah-mudahan Allah membalas dengan kebaikan” katanya.
Wanita yang tinggal sendiri di lingkungan Oi
Mbo Kelurahan Kumbe ini mengaku bahwa selama ini belum mendapatkan bantuan,
selain bantuan yang diberikan oleh Yayasan Al-Muhsinin.
“Awalnya saya kaget didatangi banyak orang. Karena
ini baru pertama saya mendapatkan bantuan. Semoga pengurus Yayasan Al Muhsinin mendapatkan ganjaran pahala dari Allah SWT,” ungkapnya lagi.
Ketua Yayasan Al Muhsinin Kota Bima, Muhammad
Makdis ST mengungkapkan, penyerahan bantuan merupakan bentuk kepedulian para
pemuda dan pemudi yang terhimpun dalam yayasan terhadap nasib masyarakat yang masih kurang beruntung.
Dikatakannya, penyerahan bantuan tersebut
murni panggilan hati atas kepedulian terhadap sesama. Bukan maksud untuk
mencari sensasi maupun niat lain. Melainkan atas kepedulian dan untuk
mendapatkan berkah maupun pahala dari Allah SWT.
Menurut pria yang akrab disapa Aba Dedi ini,
manusia tidak tahu kapan akan dipanggil menghadap Allah SWT. Untuk itu, sudah
mestinya bergerak berbuat baik untuk sesama. Jika memiliki harta, menyisipkan
orang-orang di sekitar yang masih kurang beruntung. Karena harta hanyalah
titipan yang akan dipertanggungjawabkan kelak di akhirat.
![]() |
| Rombongan Yayasan Al Muhsinin saat Menyerahkan Warga Difabel di Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima, Jumat (1/11/2019) Sore. |
“Membantu untuk kemanusiaan. Siapa tahu Allah
memanggil kita. Kita tidak tahu kapan akan dipanggil Allah. Kalau punya niat
lain, cari sensansi dan sebagainya, tidak ada. Kita takut kepada Allah. Ini murni
kemanusiaan saja,” ujarnya.
Diungkapkannya, dari kegiatan sosial
tersebut, diharapkan para pemuda agar tetap bergerak dan membangun. Berbuat baik
untuk sesama. “Jangan berpikir negatif dan merugikan diri sendiri. Kita terus
saja berbuat baik untuk sesama, siapa tahu bernilai pahala. Kita tidak tahu
kapan akan dipanggil kembali oleh Allah,” ujarnya. [RD]
Komentar

