DPAD Kota Bima Kembangkan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial -->

Iklan Semua Halaman

.

DPAD Kota Bima Kembangkan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

Tuesday, October 29, 2019
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima, Drs H Mahfud M.Pd.

Kota Bima, Berita11.com— Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Bima mengembangkan perpustakaan berbasis inklusi sosial, sebagaimana yang menjadi program Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Kepala DPAD Kota Bima, Drs H Mahfud M.Pd melalui Kasi Pengembangan dan Pembinaan Tenaga Pengelola Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima, Edi Sutrisno SE menjelaskan, perpustakan inklusi sosial adalah sebuah terobosan bagaimana kegiatan membaca berdampak terhadap masyarakat, terutama pada pembaca dalam mewujudkan kesejahteraan.

Ia mencontohkan, inovasi bidang pertanian yang bisa diterapkan dari hasil kegiatan literasi. “Ada inovasi di bidang pertanian yang bisa diterapkan. Kalau di bidang perdagangan, bisnis apa yang lagi trend? Jadi, tingkat nasional lagi gerakan bersama. Kalau kita anggarannya tepat, kita bisa akselerasi lebih cepat, akselerasi ini kan harus semua fasilitas dan anggaran,” katanya di DPAD Kota Bima di Kelurahan Monggonao Kota Bima, Kamis (24/10/2019).

Dikatakan Edi, untuk mendukung program perpustakaan berbasis inklusi sosial, DPAD Kota Bima bersinergi dan melibatkan berbagai pihak seperti perpustakaan kelurahan dan masyarakat sipil (LSM). Semua pihak bisa terlibat pada forum untuk mewujdkan inklusi sosial. “Nanti forum dengan masyarakat, inklusi sosial itu. Jadi, basisnya kesejahteraan masyarkat,” katanya.

Untuk mempercepat program perpustakaan berbasis inklusi sosial tersebut, DPAD Kota 
Bima juga berkolaborasi dengan mahasiswa. Salah satu pertimbangan utama karena mahasiswa merupakan kelompok intelektual yang dapat menggerakan masyarakat pada arah positif.

“Kalau dengan masyarakat Kota Bima hampir kelurahan  semua ada bantuan. Semua sudah punya (program perpustakaan), kemudian dengan beberapa komunitas kita jalin kerja sama. Kemudian pelayanan umum sepertit Puskesmas sudah kita titip buku. Sebenarnya yang lebih progresive itu mahasiswa. Karena mereka calon intelektual, termasuk juga nanti kita jadikan penggerak,” katanya.

Pada sisi pelayanan, DPAD terus membenahi kualitas layanan. Saat ini dinas setempat menerapkan integrated library sistem, yaitu sistem informasi dalam bentuk aplikasi berbasis OS Windows. Pendataan bahan bacaan dan anggota perpusatakaan dilakukan melalui sistem informasi.[US]
PERRHATIAN: Hati-hati penipuan mengatasnamakan Berita11.com/ PT Sebelas Cyber Media. Kerja sama/ iklan dan invoice resmi hanya yang ditandatangani Direktur PT Sebelas Cyber Media dan tercatat dalam sistem informasi (data base) perusahaan serta nomor nota tagihan yang teregistrasi dengan kode unik di sistem informasi perusahaan. Kami tidak bertanggung jawab atas nota tagihan (invoice) yang tidak tercatat maupun atas tagihan pajak terhadap invoice/kuitansi yang bukan dari perusahaan. Pembayaran tagihan iklan/ advetorial/ kerja sama yang sah melalui rekening perusahaan An. PT Sebelas Cyber Media.