Dompu,Berita11.com—Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu menggelar
kegiatan sosialisasi program upaya khusus (Upsus) padi, jagung, kedelai
(Pajale) APBNP Tahun 2017, Rabu (6/9/2017). Kegiatan ini digelar dalam rangka
selain meningkatkan ketahanan pangan, juga mempercepat musim tanam di wilayah
Kabupaten Dompu tahun ini.
Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Dompu, Ir. Syahrul Ramadhan menjelaskan
selain sosialisasi, tujuan kegiatan yaitu menyamakan persepsi program upaya
khusus meningkatkan komuditi pertanian seperti padi jagung dan kedelai serta
kegiatan-kegiatan proyek pembangunan pertanian yang ada di lingkup Dinas
Pertanian dan Perkebunan di tahun 2017-2018.
“Kegiatan ini juga untuk mengevaluasi kinerja tahun-tahun sebelumnya.
Sehingga dalam acara ini semua stake hokder hadir dengan harapan bersama-sama
mengawal program pertanian,” ujar Syahrul di Dompu, Rabu (6/9/2017).
Selain masalah teknis, sosialisasi juga membahas berbagai dinamika dan
masalah yang timbul selama program Upsus berlangsung. “Itulah alasan kenapa
kami juga mengundang para LSM yang ada di Dompu dan pihak-pihak lainya untuk
bersama-sama membahas guna mencapai kemajuan dalam dunia pertanian,” jelasnya.
Syahrul mengajak semua komponen-komponen masyarakat aktivis LSM agar
tidak mencari kesalahan-kesalahan yang terjadi di dalam program pertanian. Namun
diharapkan memberikan solusi agar pada masa mendatang program pertanian bisa
berjalan lebih baik.
“Kita harus mencari solusi dan bukan mencari masalah. Intinya yang dibutuhkan
adalah kritik yang sifatnya konstruktif guna perbaikan ke depan dan serta meminimalisasi
hal-hal yang sifatnya bias di lapangan,” katanya.
Disebutkannya, pemerintah pusat menyiapkan bantuan senilai Rp25 miliar
untuk kabupaten dan kota se-NTB. Bantuan itu untuk pengembangan kedelai beberapa
bulan dalam waktu tak lama lagi.
“Anggaran ini sudah terbit di DIPA Provinsi dan Dompu mendapat jatah
10 ribu Hektar. Cuman kami belum berani melaksanakan karena melihat potensi
waktu dan lahan tidak memungkinkan karena kegiatan ini sifatnya tehnik yang
bergantung pada musim dan iklim. Inilah yang menjadi persoalan yang kita bahas
dalam acara tadi,” ujar dia.
Sosialisasi program Upsus Pajale yang berlangsung di halaman Dinas
Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu dipimpin langsung oleh Kepala dinas
setempat,Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu,
Ir. Syahrul Ramadhan serta sejumlah pejabat dan staf lain.
Kegiatan juga dihadiri Kasdim 1614 Dompu Mayor CZI Yudi Widyanto
beserta Danramil dan Bhabinsa se-Kabupaten Dompu, Intel Kejaksaan Negeri Dompu,
Perwakilan Polres Dompu beserta Bhabinkamtibmas se-Kabupaten Dompu,Camat,Kepala
UPTD, Koordinator Penyuluh, PPL, Kelompok Tani dan LSM se-Kabupaten Dompu.
Kegiatan diawali penyampaian sambutan dan berbagai terobosan dunia
pertanian, pencegahan masalah dan pencapaian dari setiap masalah. Materi
disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Dompu, Kasdim 1614 Dompu,
Kasi Intel Kejaksaan Dompu, Perwakilan dari Polres Dompu.
Pada pertemuan ini, Dinas Pertanian dan Perkebunan membuka ruang
dialog mengenai dinamika yang terjadi dalam dunia pertanian. Hasilnya banyak
LSM yang menyampaikan pertanyaan dan memberikan masukan dengan tujuan bisa ditindaklanjuti
dan menjadi referensi agar dinas setempat.
Setelah itu pada sesi kedua jajaran Dinas Pertanian dan Perkebunan bertatap
muka dengan aktivis LSM se-Kabupaten Dompu. Pertemuan membahas berbagai
persoalan dalam dunia pertanian dan menyatukan presepsi agar program-program
pertanian ke depan bisa berjalan dengan sukses.(RUL)
Komentar