Sumbawa Besar,
Berita11.com— Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Samawa (UNSA),
Syahrul mendesa pemerintah Indonesia segera bersikap soal tragedi kemunisiaan
yang dialami muslim Rohingya di Myanmar.
“Dari kondsi
ini saya sangat prihatin. Syaa harap pemerintah Indonesia secara khusus harus segera
mengambil tindakan untuk melobi pemrintah Myanmar agar segera mengatasi masalah
yang terjadi,” desak Syahrul di Sumbawa Besar, Kamis (7/9/2017).
Dikatakan dia,
jangan sampai tragedi yang dialami muslim Rohingya sama halnya dengan konflik yang
terjadi antara Palestina dengan Israil.
“Saya selaku Ketua
BEM UNSA sangat mengutuk peristiwa yang terjadi di Rakhane Myanmar. Pembantaian
masyarakat oleh tentara Myanmar itu tragedi yang menyakiti bagi kita semua. Ini
bukan berbicara mengenai etnis, agama dan sebagainya tapi berbicara mengenai
kemanusiaa,” ujar Syahrul.
Syahrul
berharap masyarakat Rohingya diberikan ketabahan dan kelapangan setelah ditimpa
tragedi. (AA)
Komentar