Dompu,
Berita11.com— Massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat (ARMED)
menggelar unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu, Senin
(4/9/2017) pagi. Mereka mendesak Bupati Dompu segera mencopot Direktur dan
Sekretaris RSUD Dompu.
Massa menuding
banyak persoalan yang terjadi pada pengelolaan RSUD Dompu. Mulai dari
pembongkaran dan alih fungsi taman di depan RSUD, penggunaaan anggaran yang
tidak jelas hingga masalah hak karyawan diabaikan pihak manajemen.
Koordinator massa,
Farid Fadli mendesak mendesak pimpinan RSUD Dompu menjelaskan berbagai
persoalan itu, terutama masalah penggunaaan anggaran. “Mendesak
Bupati Dompu untuk
merasionalisasi dan merevitalisasi manajemen RSUD sebab kami menilai manajemen
terindikasi tidak sehat,” tuding Farid.
Dalam aksinya
massa mengusung sejumlah tulisan yang berisi sorotan terhadap pengelolaan RSUD
Dompu. Puluhan menit setelah menggelar orasi, massa kemudian berupaya merangsek
ke dalam halaman kantor Pemkab Dompu. Namun dihalau oleh sejumlah aparat yang
mengawal aksi.
Setelah melalui
proses negosiasi dengan aparat, massa kemudian diterima pihak Pemda, yaitu Asisten
I Setda Kabupaten Dompu, H Sudirman Hamid dan Asisten II Setda Kabupaten Dompu, H Soehartomo.
Asisten I Setda
Kabupaten Dompu, H
Sudirman Hamid mengisyaratkan
akan mengakomodir berbagai tuntutan massa. “Insyah Allah, persoalan
ini akan kami bahas dengan pimpinan kami dalam hal ini Bupati Dompu,” kata Sudirman.
Menurut dia, segala
kebijakan dan keputusan menjadi tanggung jawab Bupati Dompu.
“Maka persoalan ini tentu pimpinan daerah yang
nantinya akan memberikan keputusan.
Seperti apa hasilnya nanti, kita lihat saja,” katanya.
Puas mendengarkan
penjelasan dari pihak Pemerintah Kabupaten Dompu, massa kemudian membubarkan
diri. (RUL)
Komentar