![]() |
| Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima, Ir Rendra Farid. |
Bima, Berita11.com— Kendati luas lahan untuk tanaman padi, jagung dan
kedelai baru mencapai 40 persen, Dinas Pertanian dan Perkebunan (Disertanan)
Kabupaten Bima menargetkan julah produksi padi mencapai 5,3 ton per hektar.
Hal itu ia sampaikan Kepala Dispertanan Kabupaten Bima, Ir Rendra
Farid saat rapat koordinasi membahas luas area tanama Pajale Kabupaten Bima di
Paruga Nae Bolo, Selasa (5/9/2017) lalu.
Dikatakan dia, Dispertanan terus mendorong agar percepatan
ekstensifikasi dan intensifikasi lahan pertananian demi mendorong jumlah
produksi. Pada tahun 2016, luas lahan padi di Kabupaten Bima mencapai 80. 480
hektar.
“Tahun 2017 diperkirakan luas lahan mencapai 82. 343 hektar. Ada
peningkatan yang cukup signifikan seluas 2. 000 hektar dengan luas tanah, dengan
produktivitas yang mencapai rata-rata 5 ton per hektar,” katanya.
Menurutnya, dengan banyaknya program yang dilaksanakan pemerintah pada
sektor
pertanian diharapkan produktivitas meningkat menjadi 5,3 ton per hektar.
Sebelumnya pada tahun 2016 lalu luas lahan jagung mencapai 20.600 hektare.
“Pada tahun 2017 sudah mencapai 21.000 hektare, sedangkan untuk jagung
hibrida mencapai 65.000 hektare. Tingginya minat petani terhadap jagung
menyebabkan berkurangnya minat menanam
kedelai,” ujarnya. (AN)
Komentar