Bima,
Berita11.com— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima serius mengembangkan enam zona
pariwisata. Penegasan itu kembali disampaikan Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti
Putri (IDP) saat menutup Festival Uma Lengge 2017 di Desa Maria Utara Kecamatan
Wawo, Sabtu (26/8/2017).
Untuk
itu Bupati IDP mengharapkan partisipasi seluruh komponen masyarakat terutama
para seniman, budayana dan kelompok peduli. “Para pihak yang peduli untuk
mendukung derap langkah pembangunan di wilayah Kabupaten Bima khusunya dalam
mengamankan, melestarikan dan merawat mata rantai peradaban serta keindahan
alam yang kita miliki untuk membangun Dana Mbojo tercinta,” kata IDP.
Menurutnya,
Kabupaten Bima adalah daerah yang memiliki destinasi wisata yang cukup lengkap.
Mulai dari wisata alam, bahari, wisata sejarah, budaya dan petualangan. Sebaran
destinasi itu ditetapkan dalam enam zona wisata andalan Kabupaten Bima yaitu Zona
Bentang Tambora yang meliputi Sanggar danTambora, Zona Madong Park
yang meliputi wilayah Madapangga, Bolo, Soromandi dan Donggo, Zona Metro Lewa
Mori yang meliputi Teluk Bima, Woha, Belo, Palibelo Dan Lambitu. Zona Sangiang
Api meliputi Ambalawi dan Wera. Zona Salawa meliputi Sape, Lambu danWawo, dan
Zona TelukWaworada dan sekitarnya meliputi kecamatan Langgudu, Monta dan
Parado.
Selain
Bupati IDP, penutupan Festival Uma Lengge 2017 juga dihadiri dihadiri Wakil
Bupati Bima Drs H Dahlan M Noer, M.Pd, Kapolres Bima Kota, Ketua DPRD dan
anggota DPRD Kabupaten Bima dan sejumlah pejabat serta staf jajaran Pemkab Bima.
(AN)
Komentar