![]() |
| H Kamaruddin SH. Foto Syahrul Berita11.com |
Dompu,
Berita11.com— Warga Desa Baka Jaya Kecamatan Woja Kabupaten Dompu yang
memimpikan air bersih mengalir ke desa setempat harus banyak bersabar. Masalahnya
pemerintah desa setempat tak berdaya segera mengatasi masalah tersebut.
Seperti diketahui
sebelumnya, krisis air bersih sudah lama dialami warga Desa Baka Jaya Kecamatan
Woja dan sejumlah masyarakat desa lain di Kabupaten Dompu. Bahkan akibat krisis
air bersih, warga terpaksa melaksanakan kegiatan MCK di sungai.
“Penanganan
krisis air bersih harus terlebih dahulu diakomidir dalam rencana kerja
pemerintah desa. Artinya, item ini harus terlebih dahulu dibahas secara bersama
dalam rapat dan pertemuan dengan masyarakat dan pihak lainya,” ujar Plt Kepala
Desa Baka Jaya H. Kamaruddin SH kepada Berita11.com di kantor Pemerintah Desa
Baka Jaya, Selasa (18/7/2017).
Selain alur
penanggaran yang mesti melalui mekanisme panjang, Kamaruddin juga berkelit
bahwa domain penanganan masalah air bersih juga menjadi tanggungjawab Dinas
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
“Semoga dinas
terkait (PUPR, Red) bisa bekerjasama dan membantu kami dalam menuntaskan
masalah kekeringan air bersih ini,” harapnya.
Menurut dia,
untuk mengatasi krisis air bersih, masyarakat Desa Baka Jaya sebenarnya bisa
memanfaatkan delapan sumur yang ada di desa setempat. “Sumur sumur yang ada ini
tinggal dimanfaatkan saja dengan sarana dan fasilitas yang memadai. Saat ini
yang hanya dibutuhkan adalah pipa, sanyo dan bak penampung air saja,” kata Kamaruddin.(RUL)
Komentar