![]() |
| Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Dompu dan Peserta FGD Foto Bersama. |
Dompu,
Berita11.com— Pemerintah Kabupaten Dompu sangat memahami keberagaman dan
perbedaan pandangan politik. Untuk masyarakat juga diberikan kebebasan
menentukan pandangan politiknya.
Hal tersebut
ditegaskan Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin (HBY) saat kegiatan Focus Group
Discussion (FGD) tentang Kebinekaan dan Keragaman Demi Keutuhan NKRI yang
berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 di aula Polres Dompu, Senin (31/7/2017).
HBY
menegaskan, Pemkab Dompu sangat memahami perbedaan. Karena keberagaman adalah
hukum alam yaitu bagaimana mengelola perbedaan itu menjadi indah dan nikmat, sehingga tak heran, tidak ada warna tembok yang tunggal seragam di Kabupaten Dompu menyesuaikan dengan warna politik pemimpin.
“Dalam
hal politik, sejak saya menjadi Bupati Dompu tidak pernah ada di Dompu yang
warna temboknya sama. Coba lihat di daerah lain seperti Bima yang monoton
adalah warna kuning,” sentil HBY.
HBY
menyatakan bahwa ia adalah pemimpin yang berkomitmen menjaga perbedaan dalam
bingkai kebinekaan. Kabupaten Dompu adalah daerah heterogen yang terdiri dari
beberapa suku, ras dan agama.
“Kalo kita
bicara sedikit keluar, bahwa kita dihebohkan oleh aksi-aksi yang ada di Jakarta
sana karena orang-orang mempersoalkan perbedaan itu. Namun tidak melihat keindahan
dari perbedaan-perbedaan itu,” katanya.
Group
Discussion (FGD) tentang Kebinekaan dan Keragaman Demi Keutuhan NKRI yang
berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 di aula Polres Dompu, Senin (31/7/2017)
menghadirkan sejumlah pemateri seperti Kapolres Dompu, AKBP Jon Wesly Arianto,
S.Ik, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Dompu, Kasdim 1614/ Dompu, Kajari, Ketua
DPRD Kabupaten Dompu dan sejumlah unsur. (RUL)
Komentar