Dompu, Berita11. com— Pemerintah Kabupaten
(Pemkab) Dompu menggelar upacara ke-109 tahun hari kebangkitan nasional
(Hartiknas) di lapangan Beringin Dompu, Senin (25/5/2017). Dalam perspektif pemerintah makna kebangkitan
jika tak ada satupun anak bangsa yang tercecer dari gerbong kebangkitan.
Hal itu ditekankan oleh Bupati Dompu,
Drs H Bambang M Yasin (HBY) ketika menjadi
inspektur upcara Harkitnas di Dompu.
HBY mengatakan semangat kebangkitan
nasional tidak pernah memudar. Namun sebaliknya menunjukan urgensinya dalam
kehidupan berbangsa hingga kini. Walaupun semangat itu sudah tercetus sejak 109
tahun yang lalu. Tetapi hingga kini masih ampuh menyatukan dan menyemangati
gerak bangsa Indonesia.
Tidak mudah bagi pejuang merajuk angan
menyatukan Indonesia saat itu. Ketika infrastrukture, transportasi dan sarana
komunikasi sangat terbatas dan ketika insan pemikir Indonesia masih dapat dihitung
dengan jari.
“Serta ketika acuan untuk memperkokoh
dasar kesamaan suku bangsa dan adat masih belum kuat. Bahkan ketika semuanya
masih berada dalam ketakutan dan kekejaman kolonialis yang siaga memerangi
hasrat lepas dari belenggu penjajah,” katanya.
Dikatakannya, Presiden Jokowi telah mencanankan penekanan khusus pada aspek
pemerataan bidang pembangunan. Bukan berati sebelumnya mengabaikan berbagai
aspek tersebut. Sejak awal, fokus program Nawacita yang disusun oleh Presiden Jokowi
dan Wapres Yusuf Kala yaitu pemeretaan yang mendapat porsi sangat tinggi
terutama pembangunan antar wilayah. Sasaraannya mewujudkan Indonesia mulai dari
wilayah pinggiran dengan memperkuat desa-desa dalam kerangka bingkai NKRI.
HBY menyatakan, pada awal tahun 2017 dari
sisi angka lebih membaik dibandingkan periode sebelumnya. Ukuran kesenjangan
pendapatan dan kekayaan penduduk masih sekitar 40 persen. Maka dari itu, Presiden
Jokowi meminta kepada seluruh aparat penyelenggara negara agar bekerja keras
menurunkan indeks kesenjangan melalui berbagai langkah yang multidimensi.
“Memang persoalan pemerataan hampir
merupakan masalah semua bangsa. Bahkan
negara-negara maju berputar dengan isu kesenjangan dan mencatat indeks-indeks
tinggi lebih senjang dibading negara indonesia,” papar HBY membacakan sambutan
Menkominfo.
Ditambahkannya, mewujudkan pemerataan
berkeadilan sosial juga menjadi penghormatan bagi pemerintah selaku peletak
dasar bangunan kebangsaan yang menginginkan tidak ada jurang yang membatasi
penyebaran kesejateraan bagi penduduk negara Indonesia.
“Bagi kita kebangkitan hanya akan
berati jika tidak ada satupun anak bangsa yang kececer dari gerbong
kebangkitan,” tandasnya. (RUL)
Komentar