![]() |
| Upacara Penutupan TMMD di Kabupaten Bima, Kamis (4/5/2017). |
Bima,
Berita11.com— TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-98 tahun 2017 tingkat
Kabupaten Bima yang dimulai sejak 5 April 2017 lalu di Desa Dadibou Kecamatan
Woha, Desa Darussallam dan Desa Kananga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima secara
resmi ditutup. Upacara penutupan kegiatan dipusatkan di lapangan Desa Dadibou
Kecamatan Woha Kabupaten Bima, Kamis (4/5/2017).
Upacara
dipimpin Inspektur Upacara (Irup) Staf Ahli Pangdam IX Udayana Bidang Strategi
dan Pertahanan RI, Kolonel ARM, I Made Karyawan.
Dalam
kesempatan itu, Staf Ahli Pangdan IX Udayana Bidang Strategi dan Pertahanan RI
Kolonel ARM, I Made Karyawan
menyampaikan pelaksanaan kegiatan TMMD ke-98 tahun 2017 selama satu bulan
merupakan sinergi peran dan keterlibatan para prajurit TNI bersama anggota
Polri, pemerintah daerah dan segenap komponen masyarakat yang bekerja keras
dengan penuh kebersamaan. Dilandasi dengan semangat kemanunggalan untuk
membangun daerah.
“Kebersamaan
yang ditunjukan seperti ini merupakan hakekat dari Kemanunggalan TNI dan Rakyat
yang merupakan roh perjuangan Bangsa dan akan terus kita bangun serta
dipelihara, guna menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh untuk
kepentingan pertahanan negara yang bersifat semesta, sebagai ciri khas Negara
Indonesia yang mengedepankan ketepaduan antara TNI dan rakyat,” kata dia.
Karena itu
sebagai Penanggung Jawab Operasional ( PJO) TMMD, Made Karyawan mengapresiasi
Bupati Bima, Kantor Kementerian terkait dan semua pihak serta seluruh komponen
masyarakat yang telah bahu membahu dan saling mendukung menyukseskan kegiatan
TMMD.
Lebih lanjut
Made Karyawan mengatakan mulai tahun 2017 ini, program TMMD yang semula
diselenggarakan dua kali dalam setahun akan ditambah menjadi tiga kali. Hal itu
dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI dalam membantu akselerasi program
pembangunan daerah pada wilayah yang sulit terjangkau. Selain itu, sebagai
salah satu upaya TNI melestarikan budaya luhur gotong royong yang menjadi nilai
kebangsaan.
Ia
menjelaskan secara nasional TMMD sudah menyelesaikan sebanyak 357 sasaran fisik
berupa pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang tersebar di berbagai
wilayah KODIM. Meliputi pembangunan jalur ekonomi dan transportasi. Seperti
pembangunan jalan baru, pembuatan jalan Makadam, rabat jalan, rehabilitasi
jalan, peningkatan jalan, betonisasi jalan, penimbunan, pelebaran dan
pengerasan jalan.
Selain itu
pelaksanaan pembangunan infratruktur lainya yang meliputi pembuatan jembatan,
pembuatan tanggul, pemasangan gorong – gorong, pembangunan gapura, pembuatan
poskamling, pembuatan sarana olahraga, renovasi rumah ibadah, rumah tidak layak
huni, pembangunan sekolah, pembangunan sarana sanitasi dan pusat kegiatan masyarakat.
Sementara itu untuk sasaran non fisik berupa penyuluhan kepada masyarakat
tentang Bela Negara dan ketahanan Nasional.
Dengan
berakhirnya program TMMD, Made Karyawan mengajak seluruh komponen masyarakat,
para kepala SKPD, Camat beserta unsur Muspika, toga, toma agar tetap semangat
dalam kebersamaan dan kemanunggalan TNI. Membentengi diri dari hasutan dan
provokasi oleh pihak manapun yang dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa.
Sementara
itu, Dandim 1608 Bima Letkol CZI Yudil Hendro dalam pengantar tertulis
menyampaikan sasaran inti yang telah dicapai pada tiga desa pelaksanaan TMMD.
Untuk Desa
Risa dan Desa Dadibou kecamatan Woha peningkatan jalan usaha tani sepanjang
1.650 dan lebar 3 Meter dengan hasil Pengerjaan
mencapai 100 persen.
Desa Kananga Kecamatan Bolo peningkatan jalan usaha
tani sepanjang 1.250 M dan Lebar 4 Meter dengan hasil 100 persen. Kemudian Desa
Darusalam kecamatan Bolo peningkatan dan pembuatan talud Jalan Usaha Tani
dengan panjang 572 meter dan tinggi 75 cm,
lebar 25 cm dengan hasil pengerjaan juga mencapai 100 persen.
Ia juga
melaporkan sasaran pegembangan lanjutan berdasarkan hasil kegiatan TMMD yaitu
peningkatan jalan usaha tani yang berada di Dusun Minte Desa Donggobolo
Kecamatan Woha dengan hasil pengerjaan mencapai 100 persen. Sementara pada
sasaran non fisik dilakukan oleh beberapa dinas / intansi terkait secara
bergiliran.
Penutupan
kegiatan ditandai dengan penandantanganan naskah penutupan TMMD bersamaan
dengan serah terima pengerjaan dari Dandim 1608/Bima Letkol CZI Yudil Hendro
kepada Wakil Bupati Bima Drs. H.Dahlan M.Noer yang disaksikan oleh Kolonel ARM I Made Karyawan, Wakil ketua DPRD Kabupaten
Bima, serta Forum Koordinasi Pimpinan
Daerah dan peserta upacara.
Kegiatan
tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bima, Wakil Ketua DPRD Kabupaten
Bima, Dandim 1608 beserta segenap prajurit TNI, Polri, Unsur Satgas, Kapolres
Bima, Kapolres Kota Bima, toga, toma dan
masyarakat sekitar. (ID-HUM)
Komentar