![]() |
| Plt Kepala Kemnag Kabupaten Bima, H Syahrir. Foto Berita11.com |
Bima,
Berita11.com— Sebanyak 348 orang jamaah haji Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat
(NTB) telah tiba di Kabupaten Bima sejak Senin (10/10/2016) pagi.
“Hari ini
alhamdulillah jamaah tiba di Kabupaten Bima dengan jumlah 348 jamaah,” kata
pelaksana tugas (PLT) Kepala Kantor Kemnag Kabupaten Bima, Drs H Syahrir M.Si
kepada Berita11.com di kantor setempat, Senin (11/10/2016).
Syahrir
menjelaskan kepulangan jamaah dijadwalkan dalam kelompok terbang (kloter) 6 yang
diisi penuh oleh jamaah haji Kabupaten Bima. Sehari sebelumnya Kemnag Kabupaten
Bima telah menerima kepulangan jamaah secara resmi melalui upaca
penyerahan di embarkasi Kota Mataram.
“Kemudian
malamnya jam 10.00 Wita, jamaah kita start dari sana (Lombok) dengan
menggunakan bus,” jelasnya.
Dikatakannya
jamaah yang berasal dari wilayah timur Kabupaten Bima seperti, Kecamatan, Wera
Ambalawi, Sape, Wawo dan Lambu diturunkan di kantor Kemnag. Sementara jamaah
pada wilayah barat diturunkan di lokasi keberangkatan.
“Wilayah yang
tidak melewati Kemnag kita turunkan sesuai lokasi keberangkatannya kemarin,”
ujarnya.
Selain itu,
ia menuturkan ada beberapa jamaah yang pulang menggunakan pesawat terbang.
Namun Syahrir memastikan jamaah tersebut tiba bersamaan dengan jamaah yang
telah pulang.
“Tiga sampai lima
orang tadi kita lihat di bandara. Mereka juga sampai berbarengan,” katanya.
Syahrir
menambahkan satu orang jamaah haji meninggal dunia dan tiga orang jamaah tidak
dapat diberangkatkan karena alasan kesehatan. Meski demikian ia menjamin tahun
depan tiga orang jamaah dapat melaksanakan ibadah haji setelah dipastikan tidak
bermasalah.
“Kuato kita
sebenarnya 352, satu meninggal, dua orang di Madapangga dan satu di Soromandi
itu bisa berangkat tahun depan. Dengan catatan ada keterangan sembuh dari
dokter,” ujarnya.
Kepulangan
jamaah di kantor Kemnag disambut sukacita oleh keluarga. Akibat ramainya
sambutan, beberapa saat arus kendaraan di jalan Garuda Nomor 3 Raba Kota Bima terlihat
padat dan menghambat arus lalulintas. (ID)
Komentar