![]() |
| Ilustrasi Transparansi Anggaran. Foto Ist |
Bima, Berita11.com— Pemerintah Desa Bajo, Kecamatan
Soromandi, menggelar pertemuan di aula kantor desa setempat, sekitar pukul
08.30 Wita, Kamis (10/9). Pertemuan dimaksudkan untuk menyampaikan proyeksi dan
merevisi program yang tertuang dalam Rencana Jangka Menengah Desa (RPJMDes).
Ini menyusul desakkan sejumlah warga di
desa tersebut yang meminta Kepala Desa terbuka mengenai Alokasi Dana Desa (ADD)
Penjabat
Kepala Desa Bajo, Abdul Karim, mengatakan, musyawarah bertujuan membahas
perubahan anggaran yang tercantum dalam perencanaan awal sebesar Rp200 juta.
Salahsatunya pada sektor pertanian dan insentif aparatur desa.
“Pertemuan
ini dimaksudkan untuk membahas perubahan APBDes. Ada sekitar 200 juta
anggarannya. Awalnya pembelian bibit jagung namun animo petani kurang.
Masyarakat lebih meminati padi dan kedelai. Juga masalah gaji aparatur. Itulah
yang akan kita sepakati hari ini,” ujar Karim kepada Berita11.com.
Dikatakannya,
ada beberapa program fisik yang masih menemui kendala. Di antaranya Rencana
Anggaran dan Biaya (RAB). Pemerintah setempat akan berkoordinasi dengan Dinas
Pekerjaan Umum (DPU) dalam membenahi administrasi tersebut sehingga tidak
menimbulkan masalah.
“Ada
beberapa fisik yang macet karena RAB sedikit bermasalah. Sedang kami
konsultasikan ke Dinas PU kami paksa kerjakan, kuatirnya akan menjadi temuan BPK.
Jika administrasinya belepotan otomatis menyasar ke kami,” imbuhnya.
Diakuinya,
pada perencaan awal APBDes, tidak melalui musyawarah desa. Kapasitas SDM yang
belum siap dan tempo pembuatan program yang singkat merupakan alasan utama.
“Jujurnya
saja kami kewalahan dengan perencanaan karena ini hal baru. Kami dituntut
maksimal bekerja sementara tidak diimbangi kemampuan aparat desa. Kemarin kami
dipompa untuk segera menuntaskan perencanaan,” ungkapnya.
Karim
menyebutkan ada empat program fisik yang telah dikerjakan. Selain itu, ada juga
program pemberdayaan dan pengadaan barang dan jasa. Melalui pertemuan tersebut,
pemerintah desa berencana mengevaluasinya bersama masyarakat.
“Program
fisik ada penimbunan jalan dermaga, rabat gang, kemudian deker dan fasilitas
MCK. Terus ada juga program pemberdayaan masyarakat dan bantuan-bantuan
lainnya. Ini akan kami evaluasi bersama dalam forum,” ujarnya.
Reporter: Abdul Hamid
Komentar