Bima—KoranMbojo: Kendati banyak lokasi wisata andalan, sejumlah warga
Kota dan Kabupaten Bima tetap merayakan lebaran 1433 Hijriah di beberapa objek
wisata. Sejumlah lokasi yang dipadati
warga pasca sholat Idul Fitri, Pantai Kalaki, Lawata, Madapangga, pantai Noti
Kecamatan Soromandi dan pulau Kambing.
Warga
Rabangodu Kecamatan Raba Kota Bima, Rizky mengaku mengisi lebaran dengan berkumpul
dan mandi di pantai Noti. Objek tersebut menjadi pilihan utama karena keindahan
pantai yang masih asli. “Kalau mau lebaran di Kalaki, Lawata atau La Key
rasanya yang ada hanya dapat di jalan, karena biasanya ramai. Makanya saya
lebih senang pilih di pantai Noti,” katanya, Minggu.
Dua
bersaudara ini berharap, ke depan pemerintah daerah membenahi objek wisata
tersebut. Minimal menyiapkan fasilitas pendukung seperti taman dan beberapa
arena tambahan. “Sampai sekarang masih alami, memang bagus sih, tapi akan semakin
indah lagi jika didukung fasilitas tambahan. Misalnya tempat parkir, taman, dan
tempat ganti baju,” katanya.
Warga
lainnya, Anhar mengaku mengisi lebaran dengan silaturahmi dan mengunjungi objek
wisata pantai Kalaki. Momen libur dimanfaatkan juga untuk berkumpul bersama
keluarga dan teman. “Kita libur begini kan Cuma sekali-sekali, makanya lebih
baik dimanfaatkan untuk berkumpul. Cuma saya punya atensi kepada pemerintah dan
aparat ke depan agar lebih menata lagi objek wisata dan lalulintas saat lebaran,”
harapnya.
Pantauan
Koran Mbojo, ribuan warga tampak
meluber di sepanjang jalan dari Ama Hami, pantai Lawata hingga Kalaki. Beberapa
diantaranya ada yang hanya konvoi kendaraan, sebagaian memilih mandi di pantai
dan duduk di pinggir ruas jalan. (KM.01)
Komentar