Bima, Berita11.com–Polsek Bolo terus mengintensifkan upaya pencegahan terhadap potensi tawuran dan kenakalan remaja di kalangan pelajar. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui kegiatan pembinaan dan pengarahan yang menyasar puluhan siswa dari sejumlah sekolah tingkat SMA, MA, dan SMP di Kecamatan Bolo. Para pelajar tersebut sebelumnya terindikasi kerap terlibat keributan yang berpotensi memicu tawuran.
Kegiatan tersebut berlangsung di Mushala At-Taubah Polsek Bolo, Rabu
(10/6/2026), dan dihadiri sekitar 49 pelajar dari SMA Negeri 1 Bolo, MAN 1
Bolo, serta SMP Negeri 1 Bolo.
Kapolres Bima AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasi
Humas Polres Bima AKP Adib Widayaka, dalam keterangan resminya menyampaikan
bahwa kegiatan pembinaan tersebut merupakan langkah preventif untuk menekan
potensi gangguan kamtibmas yang melibatkan pelajar.
"Pembinaan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap
generasi muda agar tidak terjerumus dalam perilaku yang dapat merugikan diri
sendiri maupun orang lain, termasuk perkelahian, tawuran, penyalahgunaan
narkoba, dan tindakan melanggar hukum lainnya," ujar Kapolres Bima
sebagaimana dikutip AKP Adib Widayaka.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Bolo IPTU Muh. Sofyan Hidayat,
S.Sos., dan turut dihadiri perwakilan Koramil Bolo, Pemerintah Kecamatan Bolo,
personel Polsek Bolo, serta para guru pendamping.
Dalam arahannya, Kapolsek Bolo menegaskan bahwa maraknya keributan maupun
potensi tawuran antar pelajar harus menjadi perhatian bersama. Para siswa
diminta untuk menjauhi pergaulan negatif, menghindari konsumsi minuman keras,
obat-obatan berbahaya maupun narkotika yang dapat memicu tindakan kriminal dan
gangguan keamanan.
Selain itu, para pelajar juga diingatkan agar memanfaatkan waktu sekolah
untuk belajar dengan sungguh-sungguh, mengurangi aktivitas di luar rumah pada
jam-jam rawan, serta mengisi waktu luang dengan kegiatan yang positif dan
produktif.
"Kami berharap para pelajar dapat fokus mengejar cita-cita, menjaga
kesehatan fisik dan mental, serta menjadi generasi yang mampu membanggakan
keluarga, daerah, dan bangsa," lanjut Kapolres Bima melalui keterangan
yang disampaikan AKP Adib Widayaka.
Dalam kesempatan tersebut, para siswa yang berasal dari sekolah-sekolah
yang sebelumnya disinyalir terlibat keributan juga diberikan ruang untuk
mempererat silaturahmi dan membangun komitmen bersama menjaga persaudaraan
serta menghindari konflik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Perwakilan Pemerintah Kecamatan Bolo melalui Kasi Trantib turut
mengingatkan para pelajar agar mematuhi aturan jam malam, menjauhi segala
bentuk perilaku negatif, dan tetap fokus pada pendidikan sebagai bekal masa
depan.
Sebagai simbol perdamaian dan kebersamaan, seluruh siswa yang hadir dari
SMA Negeri 1 Bolo, MAN 1 Bolo, dan SMP Negeri 1 Bolo saling bersalaman
disaksikan oleh unsur kepolisian, pemerintah kecamatan, TNI, guru, dan pihak
sekolah.
"Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap tercipta hubungan yang
harmonis antar pelajar sehingga potensi konflik maupun tawuran dapat dicegah
sejak dini. Menjaga keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab
bersama," tegas Kapolres Bima, masih dikutip AKP Adib Widayaka.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.30 Wita tersebut berjalan aman,
tertib, dan lancar. Polsek Bolo berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan
terhadap generasi muda sebagai bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas yang
kondusif di wilayah Kecamatan Bolo.
Komentar