Bima, Berita11.com.-Satuan Reserse Narkoba Polres Bima Kabupaten Polda NTB menghadiri permohonan dukungan penyuluh dari Komandan Kodim 1608 Bima, dengan tema "Bahaya Narkoba".
Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa 24 Februari 2026 bertempat di
Aula Kantor Desa Sondo Kecamatan Monta Kabupaten Bima.
Penyuluhan tersebut merupakan rangkaian dalam Program TMMD ke-127 tahun
anggaran 2026 di Wilayah Kodim 1608/Bima.
Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara
Gaisar S.I.K.,MH., melalui Kasatreskoba Polres Bima Iptu Fardiansyah SH.
Sementara itu KBO Satresnarkoba Iptu Gatot Wahyudin SH, dalam kesempatan
itu memaparkan memutus mata rantai Peredaran gelap narkoba ini memerlukan
kekompakan dan kerjasama seluruh komponen Masyarakat.
Tindakan hukum terhadap Peredaran gelap narkoba yang dilakukan oleh para
bandar dan kurinya terus dilakukan oleh Satresnarkoba Polres Bima Kabupaten.
"Selama tahun 2025 Sat Resnarkoba Polres Bima menangani sebanyak 95
kasus dan di tahun 2026 per Februari sudah mengungkap sebanyak lebih dari 13
kasus,’’ bebernya.
Untuk itu Kepolisian sangat membutuhkan bantuan dan dukungan dari
masyarakat untuk memberikan informasi sekecil apapun terkait peredaran gelap
narkoba.
Lanjutnya, pencegahan narkoba ini dimulai dari keluarga dengan memantau
aktivitas anak-anak dan apa bila ada keluarga yang sudah menjadi pecandu
narkoba silahkan hubungi Satresnarkoba dan atau BNN agar dilakukan
rehabilitasi.
Senada dengan itu Ps, Kanit II Satresnarkoba Aipda Supriyadi SH, menjelaskan
narkoba adalah obat-obatan dalam bentuk tanaman dan bukan dalam bentuk tanaman
yang menghilangkan rasa sakit.namun
penggunaan dan peredarannya harus diawasi dan atau sesuai dengan
ketentuan.
Sedangkan narkoba yang kita kenal saat ini adalah barang ilegal yang
disalahgunakan dan membuat ketergantungan bagi penggunanya dan hanya merugikan
masa depan.
Lanjutnya, penyalahgunaan narkoba paling rentan peredarannya dimulai dari
teman sebaya atau lingkungan pergaulan.
"Untuk itu mari kita satukan tekad membentengi diri dan keluarga dari
bahaya laten narkoba dan mari kita perangi narkoba sebagai musuh bersama,’’ imbaunya.
Kegiatan yang dihadiri oleh personel TNI dan masyarakat serta para pemuda
dan remaja itu berakhir dengan lancar dan aman.
Komentar