Bima. Berita 11 com - Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Barisan Oposisi Aktivis dan Pemuda (BOAP) melakukan aksi demonstrasi di pasar sila. Pada Sabtu, (14/2).
Dalam aksinya BOAP menuding Plt Pasar Sila yang berinisial W telah melanggar SOP serta mempertanggungjawabkan bangunan liar dihalaman pasar yang saat ini telah banyak dibangun. BOAP dalam kesempatan itu, juga meminta pihak terkait segera audit dugaan pungli dan transparan manajemen pasar.
Massa juga mendesak anggota DPRD Kabupaten Bima untuk segera mengambil sikap tegas. Selain itu, massa aksi meminta pihak terkait untuk mengaudit hasil pelelangan fasilitas yang ada di pasar beserta pungutan uang pembayaran listrik yang masih dalam tanggungan Pemerintah Daerah (Pemda).
Disamping itu, massa aksi meminta pada pihak kepolisian untuk mengambil tindakan hukum terkait dugaan Pungutan Liar (Pungli) yang diduga dilakukan oleh Plt. Kepala Pasar Sila dan Copot Kepala Pasar Sila yang telah melakukan dan melanggar SOP yang berlaku. Itulah sederet tuntutan kami untuk diindahkan oleh oleh Pemda dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Bima. "Jika tuntutan kami tidak diindahkan, dan kasus ini jalan di tempat, maka kami akan melakukan aksi lanjutan dalam skala yang besar. Coba saja tidak tidak diindahkan maka kita akan melakukan demo susulan sampai keinginan kami terpenuhi," ujar Koorlap Demonstrasi, Agus Resa dalam orasinya.
Aksi demo dimulai sekitar pukul 09:30 WITA dan di kawal oleh pihak keamanan sampai selesai dan massa aksi membubarkan diri sekitar pukul 11: 30 WITA. (B-17)
Komentar