![]() |
| Ketua STKIP Taman Siswa Bima saat Memimpin Meeting Online dengan University Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia, Selasa (19/1/2021) |
Bima, Berita11.com— Setelah sukses menandatangani nota kesepahaman (Momerandum of Understanding/ MoU) dengan dua kampus di Filipina, STKIP Taman Siswa (Tamsis) kembali membidik kampus di Malaysia sebagai mitra.
Kemitraan itu diawali pertukaran pelajar yang dilaksanakan beberapa bulan lalu, yang mana STKIP Taman Siswa Bima yang baru 13 tahun mengutus tiga mahasiswa dan dua dosen ke PICOMs Malaysia. Setelah sukses dengan pertukaran mahasiswa dan dosen tersebut, STKIP Taman Siswa Bima mengikat kerja sama dengan University Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia melalui meeting online, Selasa (19/1/2021).
Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) STKIP Tamsis Bima, Ramli, M.Pd., mengatakan, pihaknya tengah serius membangun kerja sama internasional dengan kampus dari sejumlah negara. Program yang telah teralisasi adalah kujungan Prof Jurel dari Our Lady of Fatimah Filipina dan Prof Bernard Arollano University Filipina.
“Sekarang kami sedang berusaha membangun kerja sama dengan Universiti Pendidikan Sultan Idris dan Universiti Utara Malaysia. Kami sudah melakukan meeting online untuk membahas kerja sama internasional dengan pihak UPSI, sedangkan dengan UUM, kami agenda rapat online di bulan Februari depan,” katanya melalui telepon genggamnya, Selasa (19/1/2020).
Saat pertemuan virtual itu berlangsung, Ramli menjelaskan pada pihak UPSI tentang kegiatan yang telah dilakukan. Di antaranya, STKIP Tamsis telah menjalin kerja sama internasional juga dengan sejumlah kampus luar negeri dan telah melaksanakan program-program seperti pertukaran mahasiswa dan dosen dan international webinar.
“Kami juga memperkenalkan pada UPSI tentang program studi yang ada STKIP Tamsis Bima. Kami sangat mengapresiasi UPSI atas kesediaan menjalin kerja sama internasional dengan Tamsis. Kerja sama Tamsis-UPSI dinilai sangat baik karena adalah kedua kampus ini fokus pada dunia pendidikan dan guru,” katanya.
Apa Saja Hasil Rapat Online UPSI- STKIP Tamsis?
Ramli menjelaskan baik UPSI dan maupun STKIP Tamsis Bima menyambut baik kerja sama internasional dan akan menandatangani MoU (Momerandum of Understanding) dalam tak lama lagi. Poin kedua yang dihasilkn dari rapat online itu, beberapa program kerja sama yang akan diadakan antara lain, pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama dosen, short visit (kunjungan singkat), internship (magang), visiting lecturer (dosen tamu), virtual class, beasiswa S2 dan S3 untuk dosen.
Dijelaskannya, program kerja sama akan dibicarakan lebih lanjut untuk difollow up ke program studi yang ada di kedua kampus. Poin keempat yang disepakati, program yang akan dilaksanakan dalam waktu tak lama lagi virtual class, di mana mahasiswa kedua kampus akan mengikuti kuliah online yang akan diampu oleh dosen di kedua kampus.
Poin lainnya, beberapa mahasiswa STKIP Tamsis akan mengikuti kuliah online di UPSI. Demikian sebaliknya. “Keenam, dosen-dosen STKIP Tamsis Bima juga akan mengajar satu atau dua mata kuliah di kampus UPSI (online class), begitu juga sebaliknya. Terakhir, virtual class akan diadakan untuk semua Prodi di STKIP Tamsis Bima. Itu beberapa ringkasan hasil meeting online kami dengan pihak UPSI,” tutupnya.
Ketua STKIP Tamsis Bima, Dr Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si yang memberikan sambutan pada kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya pada UPSI karena bersedia bekerja sama dengan pihaknya.
Dia menilai, UPSI merupakan kampus pendidikan nomor satu di Malaysia menjadi mitra strategis bagi pihaknya dalam mengembangkan pendidikan. “Tamsis berterima kasih atas kesediaan membuka kerjasama internasional antara UPSI dan Tamsis. Sebagai kampus pendidikan nomor 1 di Malaysia, UPSI menjadi salah satu kampus target kerja sama Tamsis,” ujarnya singkat.
Deputy Director International Relations, Promotion and Visa of International and Mobility Center UPSI, Associate Prof Dr Mohammed Y.M Mai saat meeting online mengaku sangat senang dengan rencana kerja sama tersebut.
“UPSI sangat senang dengan keinginan STKIP Tamsis Bima untuk menjajal kerjasama international dan menyambut baik hal itu. UPSI juga akan melihat kemungkinan untuk pertukaran mahasiswa ke STKIP Tamsis Bima,” katanya.
Untuk diketahui, kegiatan pertemuan virtual tersebut dilakukan menggunakan aplikasi webex meet. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 14.30-15.30 WITA tersebut diikuti oleh Associate Professor Dr Mohammed Y.M Mai (Deputy Director International Relations, Promotion and Visa of International and Mobility Center), Dr Nurul ‘Ain Hidayah binti Abas (Deputy Director International Mobility, Academic and Admission), Puan Shakilla Binti Mohd Idris (Senior Assistant Registrar International and Mobility Center), Muhammad Alif bin Azizi (Administrative Assistant) dari UPSI. Sedangkan dari STKIP Tamsis Bima dihadiri oleh Ketua STKIP Tamsis Bima Dr. Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si, Kepala KUI Ramli, M.Pd., Ketua LPPM Anisah, M,Pd., Kaprodi PGSD Mariamah, M.Pd., Kaprodi Pendidikan Metematika Muslim, M.Pd., Kabag Humas Kerjasama dan Protokoler Suratman, M.Pd.BI., Kaprodi Pendidikan Sejarah Nurnaningsih, M.Pd., dan Syarifuddin, M. App.Ling.
Agenda KUI berikutnya, pada Februari akan rapat online lagi dengan Universiti Utara Malaysia (UUM) untuk membuka kerja sama internasional, terutama joint-research bagi para dosen dan pertukaran mahasiswa. [B-19]
Komentar
