Bima,
Berita11.com— Literasi tak hanya berkaitan dengan budaya membaca dan menulis,
lebih dari itu juga erat dengan pembangunan karakter masyarakat khususnya dalam
mewujudkan visi-misi Bima Ramah. Hal tersebut salah satu poin yang diharapkan
Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri saat membuka rembuk daerah bidang
perpustakaan yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kerasipan Kabupaten Bima di
Hotel La Ila, Jalan Soekarno-Hatta Kota Bima, Kamis (22/2/2018).
“Pemerintah dengan
keterbatasan, tanpa dukungan para pegiat tidak tidak bisa menjangkau. Tentunya
di tengah keprihatinan kita di tengah membangun karakter masyarakat, apresiasi
kita kepada para pegiat yang akan menambah kecintaan generasi muda untuk
membaca,” kata Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri di hadapan peserta rembuk
daerah bidang perpustakaan.
Bupati IDP
juga berharap agar para camat berkoordinasi dengan kepala desa dalam mendorong
gerakan literasi sehingga tersedia pusat baca atau tempat baca di setiap desa.
Karena gerakan literasi juga erat kaitannya dengan membangun karakter
masyarakat.
“Jangan anak-anak
didik kita mencari tempat baca tapi kita menyiapkan tempat baca. Mudah-mudahan
acara ini menjadi agenda tahunan, rembuk ini menghasilan catatan untuk dunia
literasi,” harap Bupati.
Kepala Bidang
Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kerasipan Kabupaten Bima Basyirun M.Pd
mengatakan, rembuk daerah merupakan upaya sinkronisasi, konsultasi antara
pemerintah dengan para stake holder di tingkat kecamatan hingga desa. Harapannya,
tercapainya target perpustakaan, tersusun rencan strategis yang tidak
terpisahkan dengan RPJMD, Nawacita, Renstra Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten
Bima tahun 2018-2021.
“Memanfatkan budaya literasi masyarakat dalam
rangka SDM yang maju religius, aman dan handal,” ujar Basyirun.
Basyirun
menyatakan, peran para pegiat literasi seperti rumah baca, komunitas sangat
penting dalam menyebarkan virus kebaikan, terutama mendorong tingkat literasi
di masyarakat. Menyadari hal itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga
mengundang peserta dari para pegiat, 10 Organisasi Perangkat Daerah yang
diharapkan menjadi best practice atau
contoh pembukaan pojok baca yang dibuka oleh Perpustakaan Daerah Kabupaten
Bima.
Sebelumnya,
sejumlah inovasi yang telah dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
Kabupaten Bima yaitu hallo perpustakaan (delivery order), layanan ekstra Sabtu
dan Minggu, sementara program lain yaitu lomba perpustakan desa dan sekolah,
studi banding juara lomba perpustakaan desa sekolah, tour Bima membaa, Jumat
membaca bersama perpustakaan keliling, senam sehat dan membaca bersama Tim
Penggerak PKK, penghargaan perpustakaan (library awards), sayembara menulis
buku tentang Bima, rintisan desa literasi ramah anak, mengembangkan digital
librariy, mendorong penyusunan Perbub tentang penyelenggaraan perpustakaan dan
literasi, Bima Book Fair, perpuspoin, serta book sirculation for community.
Selain Bupati
Bima, rembuk daerah bidang perpustakaan juga dihadiri Kepala Perpustakaan dan
Kerasipan Provinsi NTB, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bima, Muhammad
Aminurllah SE, perwakilan sejumlah Perguruan Tinggi, puluhan camat/ perwakilan
pemerintah kecamatan, sekolah, kepala desa, kepala OPD, komunitas dan para
pegiat rumah baca serta penggerak literasi di tingkat kecamatan dan desa di
Kabupaten Bima.
Selain rembuk
membahas bidang perpustakaan juga dilaksanakan penandantangan deklarasi oleh
Bupati Bima dan stake holder sebagai komitmen mendorong gerakan literasi di
Kabupaten Bima.
Komentar



