![]() |
| Bimtek Desa Model DBIP NTB Tahun 2017 di Kantor Desa Panda. Foto US |
Bima, Berita11.com— Dinas Komunikasi, Informatika, dan
Statistik (Diskominfostik) Kabupaten Bima optimis dua Pejabat Pengelola
Informasi dan Dokumentasi (PPID) Desa Panda Kecamatan Palibelo dan Desa Leu
Kecamatan Bolo yang mewakili Kabupaten Bima pada Festival Desa Benderang
Informasi Publik (DBIP) akan mampu meraih pengahrgaan.
Kepala Bidang Komunikasi Publik dan Desiminasi Informasi
Diskominfostik Kabupaten Bima, Muslimin, S.Sos, sejumlah persiapan sudah
dilakukan pemerintah sebelum mengirim dua dua duta Kabupaten Bima itu mengikuti
Festival DBIP di Mataram.
“Dua desa yang dipilih ini memang sebagai pilot di
Kabupaten Bima. PPID desa sudah jalan dan menjadi contoh di Kabupaten Bima,”
kata Muslimin di sela asistensi oleh
Komisi Informasi (KI) NTB di Kantor Desa Panda, Selasa (22/8/2017) lalu.
Diisyaratkan dia, setelah asistensi oleh KI NTB,
Diskominfostik Kabupaten Bima akan terus mendampingi dua PPID Desa Panda dan Desa
Leu sebelum mengikuti Festival DBIP di Mataram pada 15-17 November mendatang.
“Kalau kedua desa ini sudah maksimal. Kita akan memberikan pembinaan juga
secara berkala hingga menjelang festival itu nanti,” ujar dia.
Menurut Muslimin, secara umum, Festival DBIP akan
mengusung konsep PPID desa mendorong keterbukaan informasi publik yang dikemas
dalam bentuk budaya atau kearifan lokal. Khusus di Kabupaten Bima, implementasi
keterbukaan informasi publik dilaksanakan petugas PPID desa dengan menyisipkan
informasi saat kegiatan masyarakat seperti mbolo weki dan konsep lain dalam
bentuk budaya.
“Kalau kedua desa ini sudah melakukan itu sejak lama,
sehingga memang kedua desa ini kita pilih menjadi wakil Kabupaten Bima.
keaktifan masyarakat juga meminta informasi dan respon pemerintah desa juga
bagus, ” katanya. (US)
Komentar
