![]() |
| Penyuluhan Wawasan Kebangsaan oleh Satgas TMMD di SMAN 3 Pekat Kabupaten Dompu. |
Dompu,
Berita11.com— Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-99 Kodim 1614/
Dompu terus melaksanakan berbagai kegiatan fisik dan penyuluhan. Senin
(17/7/2017) pagi, Satgas menyuluh siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3
Pekat Kabupaten Dompu.
Penyuluhan
tentang wawasan kebangsaan disampaikan oleh Komandan Koramil 1614-05 Pekat,
Lettu Inf. Ibrahim didampingi anggota Satgas TMMD, Serka Umar. Ratusan siswa
dan guru antusias mengikuti kegiatan.
Menurut Lettu
Ibrahim, seluruh pelajar yang masih di bangku SMA harus menghindari tindakan
buruk, termasuk euforia saat merayakan kelulusan secara berlebihan. “Kami
kecewa dengan sikap para siswa dan siswi yang merayakan kelulusan dengan cara
cara
yang tidak baik,” ungkap Ibrahim.
Dikatakannya,
tindakan siswa yang euforia berlebihan saat merayakan kelulusan dengan cara
konvoi dan ugal-ugalan di jalan sangat menganggu aktivitas masyarakat. Selain itu,
tak mestinya dilakukan pelajar yang menjadi masa depan bangsa.
“Seharusnya
kalau lulus, kita harus bersyukur dan berdoa kepada Allah SWT yang telah
memberikan kemudahan dalam mengikuti ujian nasional. Bukan malah melakukan hal
hal yang tidak baik,” ingat dia.
Usai ujian
nasional, pelajar sebaiknya menghindari aksi corat-coret seragam. Lebih baik
baju dan celana disampungkan untuk pelajar lain yang tak mampu membeli seragam.
Selain memperoleh pahala, sikap seperti itu juga akan meringankan beban pelajar
lain yang membutuhkan seragam sekolah.
“Kita harus
berpikir secara positif dan saling membantu antara satu sama lain,” ingatnya.
Ibrahim juga mengingatkan
pelajar SMAN 3 Pekat Kabupaten Dompu agar selalu menghormati guru di sekolah. Karena
tanpa guru semua orang tidak akan mampu maraih kesuksesan. “Maka itu, apapun
ilmu yang diberikan oleh para guru di sekolah harus bisa dijadikan landasan
untuk mencapai cita-cita,” katanya.
Perwira pertama
ini, juga mengingatkan siswa agar tidak terjerumus aksi tawuran. Siswa juga
harus menghindari membawa senjata tajam, minum minuman keras, tramadol dan Narkoba.
“Prilaku yang
tidak baik hanya akan merugikan diri sendiri dan keluarga. Maka itu, jadilah
generasi yang berguna untuk bangsa dan negara terutama bagi orang tua masing
masing," paparnya.
Selain itu,
siswa juga harus menyadari kemajemukan di Indonesia. Menghargai perbedaan suku,
agama. Khusus pelajar muslim, harus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT
dengan melaksanakan shalat 5 waktu dan belajar mengaji.
"Negara
kita ini beragam suku agama yang tidak dimiliki oleh negara negara lain. Maka
hargailah perbedaan. Kita juga harus memahami dan mengerti makna dari pada isi
Pancasila serta UUD 1945. Karena itu merupakan landasan hidup dalam kerangka kewargaan
Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelas Ibrahim.
Pantuan Berita11.com, usai penyampaian materi
tentang wawasan kebangsaan. Isi tas setiap siswa diperiksa oleh guru SMAN 3
Pekat dan anggota Satgas TMMD ke-99, Serka Umuar untuk memastikan tak ada siswa
yang membawa senjata tajam maupun barang lain yang berbahaya.
Selain siswa
dan guru, kegiatan penyuluhan juga diikuti oleh Kepala SMAN 3 Pekat. Kegiatan berlangsung
aktif, karena siswa antusias menyimak setiap materi yang disampaikan Satgas
TMMD ke-99 Kodim 1614/ Dompu. (RUL)
Komentar