![]() |
| Tari Wura Bungi Monca Memeriahkan Pembukaan Festival Sangiang, Minggu (23/7/2017). |
Bima, Berita11.com— Kabupaten Bima
memiliki banyak kekayaan dan keindahan alam seperti gunung dan pantai. Diantara
potensi itu, yang paling tersohor adalah Gunung Tambora dan Gunung Api
Sangiang. Tiga tahun terakhir masyarakat Kecamatan Wera mengenang peristiwa
meletusnya gunung api dengan menggelar Festival Sangiang.
Sesuai jadwal yang telah ditetapkan
panitia, Festival Sangiang akan berlangsung selama sebulan, mulai 23 Juli
hingga 16 Agustus 2017. Beragam kegiatan akan memeriahkan selama festival
berlangsung seperti lomba sampan, lomba berenang, lomba menghias sampan, lomba
perahu layar. Selain itu, festival akan dimeriahkan berbagai atraksi budaya dan
pembuatan kalempe secara masal, penganan khas Bima yang ditargetkan menembus
rekor internasional Muri.
Festival Sangiang
dimulai Minggu (23/7/2017) yang ditandai pembukaan oleh Bupati Bima, Hj Indah
Dhamayanti Putri dan sejumlah anggota FKPD Kabupaten Bima. berbagai atraksi
budaya dan bahari ditampilkan saat pembukaan festival seperti tarian khas Bima
dan penampilan puluhan perahu layar. Pembukaan festival menyedot perhatian
puluhan masyarakat dan pengunjung.
Panitia dan pemerintah
menargetkan Festival Sangiang mampu menyedot pengunjung. Banyak atraksi menarik
dan keindahan yang ditawarkan selama kegiatan ini berlangsung. Bupati Bima, Hj
Indah Dhamayanti Putri menyambut positif Festival Tambora yang dilaksanakan
panitia lokal dan inisiatif masyarakat Kecamatan Wera.
“Karena itu Saya dan jajaran
Pemerintah Kabupaten Bima menyambut gembira terlaksananya Festival Gunung Api
Sangiang tahun 2017 ini dengan dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat
terutama dari desa-desa di Kecamatan Wera maupun Ambalawi,” kata Bupati IDP
membuka Festival Sangiang Tahun 2017. (AN)
Komentar