![]() |
| Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin saat Menyerahkan Piagam kepada Siswa. |
Dompu,
Berita11.com— Usai pelaksanaan upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di
lapangan Beringin, Selasa (2/5/2017) lalu, Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin
mengungkapkan kekecewaan terhadap panitia pelaksanaan upacara. Bahkan rasa
gusar dan kekecewaan tergambar pada wajah orang nomor satu di Dompu ini.
Rupanya rasa
kekecewaan itu disebakan karena amburadulnya proses penyerahan hadiah kepada
sejumlah berprestasi di Kabupaten Dompu. Kejadian yang memalukan Pemerintah
Kabupaten Dompu ini sudah tiga kali terjadi saat pelaksanaan upacara Hardiknas
di Kabupaten Dompu. Menurut Bupati HBY, mestinya pembagian hadiah bisa
dilakukan sebelum upacara Hardiknas.
“Yang membuat
saya sangat kecewa dan heran. Kenapa
saat penyerahan hadiah tadi tidak teratur tapi seperti orang demo,” ungkap
Bupati HBY usai upacara Hardiknas.
HBY punya
alasan mengapa penyerahan hadiah kepada siswa berprestasi harus dilakukan
sebelum upacara Hardiknas. Jika dilakukan sebelum upacara, maka siswa dan para
penerima hadiah bisa merasakan bagaimana bangganya mendapatkan penghargaan. Selain
itu bisa mengabadikan momen ketika menerima hadiah sehingga pelaksanaannya tak
perlu amburadul.
Rasa kekecewaan
terhadap amburadulnya pembagian hadiah juga diluapkan Bupati HBY dalam
ultimatumnya kepada panitia pelaksana upacara. Jika panitia masih melaksanakan
pembagian hadiah usai upacara Hardiknas berlangsung, maka Bupati HBY tak akan
mengikuti prosesi penyerahan penghargaan.
“Ini
peringatan terakhir. Peringatan ini berlaku untuk semuanya,” tegas HBY.
Bagaimana respon
Dinas Dikpora Kabupaten Dompu soal sorotan Bupati HBY terhadap kinerja panitia
upacara Hardiknas tahun 2017? Kepala Dinas Dikpora H Ichtiar Yusuf, SH yang
berupaya ditemui Berita11.com di dinas setempat tidak berada di kantor.
“Mohon maaf
pak wartawan, pak Kadis Pora tidak ada. Beliau
baru saja keluar,” ujar staf di Dinas Dikpora Kabupaten Dompu. (RUL)
Komentar