Bima—KoranMbojo: Insiden kebakaran rumah mewarnai lebaran warga
Kabupaten Bima. Rumah panggung milik H Ismail, warga desa Belo Keamatan
Palibelo Kabupaten Bima-NTB, tiba-tiba terbakar Minggu (19/8) pukul 10.00 Wita.
Belum diketahui penyebab pasti insiden tersebut, namun diduga dipicu hubungan
arus pendek. Nilai kerugian ditaksir puluhan juta rupiah.
Warga
setempat, Hamzah melaporkan, kejadian sekitar dua jam setelah warga selesai
melaksanakan sholat Idul Fitri 1433 Hijriah. Saat itu, api dan asap membubung
tinggi, bisa diamati dari jalan negara
sekitar bandara M. Sultan Salahuddin Bima. Sejumlah warga berupaya memadamkan
api, namun sia-sia. Selang beberapa menit kemudian mobil pemadam kebakaran tiba
di lokasi. Namun kejadian berlangsung
cepat sekitar 20 menit. Si jago merah melahap rumah panggung 16 tiang hingga
rata dengan tanah.
Api
juga sempat merambat dan hampir menghanguskan rumah milik Menek, pengusaha
bandeng presto di wilayah setempat. Beruntung saat itu, petugas pemadam
kebakaran sigap langsung menyiramkan air dan memadamkan api. “Kejadian
berlangsung cepat, hanya sekitar 20 menit sehingga tidak berhasil dipadamkan
personil pemadam kebakaran. Tapi untungnya tidak meluas, hanya satu rumah yang
rata dengan tanah,” katanya.
Insiden
tersebut mengagetkan warga, karena baru selesai melaksanakan sholat Idul Fitri.
Saat kejadian, sejumlah warga sedang bersilaturahmi ke rumah kerabat mereka.
Informasi yang dihumpun Koran Mbojo
di lokasi kejadian, saat kejadian penghuni tidak berada di lokasi karena sedang
mudik ke kampungnya di Jawa. Rumah panggung milik H Ismail itu dikontrak oleh
warga dari pulau Jawa.
Sejumlah
sumber menyebut, kepulan asap dan api berawal dari bagian depan rumah tersebut. Beruntung tidak ada korban
jiwa dalam kejadian tersebut. Hingga kini, penyebab insiden tersebut masih
diselidiki aparat Kepolisian Resort Bima. (KM.02)
Komentar