Kapores Bima Kerahkan Mobil Tangki Berkapasitas 5000 Liter Air Bersih untuk Warga yang Kesulitan Air Bersih -->

Iklan Semua Halaman

.

Kapores Bima Kerahkan Mobil Tangki Berkapasitas 5000 Liter Air Bersih untuk Warga yang Kesulitan Air Bersih

Thursday, October 22, 2026

Bima, Berita11.com.-Kemarau berdampak pada krisis air bersih sehingga sebagian masyarakat Desa Cenggu Kecamatan Belo  Kabupaten Bima sulit mendapatkan asupan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.


Untuk itu Kapolres Bima Kabupaten Polda NTB AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H., memerintahkan unit Rantis Satsamapta untuk segera mengerahkan mobil tangki berkapasitas 5000 liter air bersih ke Desa Cenggu.


"Saya langsung perintahkan kepada Personel untuk segera membantu kesulitan warga desa Cenggu". Ujarnya.


5000 liter air bersih tersebut dalam sekejap habis diserbu warga yang membutuhkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.


Terlihat warga membawa ember-ember, jerigen dan baskom untuk menampung air bersih yang bawa oleh anggota Rantis.


Ucapan terimakasih dan apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat yang merasa terbantu oleh pihak kepolisian resor Bima.


"Kami ucapkan terimakasih yang tak terhingga atas bantuannya,” ucap salah satu warga.


Melalui Si Humasnya Kapolres Bima kembali menghimbau masyarakat yang membutuhkan air bersih agar menghubungi Layanan Call Center 110 dan juga menghubungi Bhabinkamtibmas di Desa masing-masing.

PERRHATIAN: Hati-hati penipuan mengatasnamakan Berita11.com/ PT Sebelas Cyber Media. Kerja sama/ iklan dan invoice resmi hanya yang ditandatangani Direktur PT Sebelas Cyber Media dan tercatat dalam sistem informasi (data base) perusahaan serta nomor nota tagihan yang teregistrasi dengan kode unik di sistem informasi perusahaan. Kami tidak bertanggung jawab atas nota tagihan (invoice) yang tidak tercatat maupun atas tagihan pajak terhadap invoice/kuitansi yang bukan dari perusahaan. Pembayaran tagihan iklan/ advetorial/ kerja sama yang sah melalui rekening perusahaan An. PT Sebelas Cyber Media.