Bima,
Berita11.com— Penguatan implementasi nilai-nilai keislamanan dalam masyarakat
menjadi salah satu atensi yang berhasil dilaksanakan di bawah kepemimpinan
Bupati dan Wakil Bupati Bima Dinda-Dahlan.
Salah satu yang mencolok dari visi religius yaitu program Jumat Khusyu dan Salah Subuh Berjemaah (SSB) serta Gerakan Pesantren Sehari (GPS).
Setiap Jumat
warga pendantang akan menemukan suasana berbeda di Kabupaten Bima terutama pada
ruas jalan negara maupun jalan provinsi yang ditutup agar masyarakat Kabupaten
Bima fokus melaksanakan salat Jumat sebagai bentuk implementasi Jumat Khusyu.
Soal implementasi tersebut telah dibuat dalam payung hukum Peraturan Daerah (Perda)
Kabupaten Bima Nomor 4 Tahun 2013 perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2003 tentang Jumat Khusyu serta Peraturan
Bupati Bima Nomor 25 Tahun 2017 tentang Gerakan Pesantren Sehari (GPS) yang
memperkuat Perda Jumat Khusyu.
Kepala Bagian
Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Bima, Drs H Zainuddin MM membenarkan
implementasi Jumat Khusyu, SSB dan GPS yang dilaksanakan rutin setiap pekan.
Secara rutin setiap bulan, Pemda Bima menugaskan setiap OPD turun ke kecamatan
untuk melaksanakan GPS pada setiap hari Jumat.
“Program
tersebut merupakan bentuk nyata dari visi religius Bima RAMAH yang menjadi
visi-misi Ibu Bupati dan Wakil Bupati Bima,” kata mantan Kabag SDA Setda
Kabupaten Bima, belum lama ini.
Dijelaskannya,
penutupan ruas jalan pada beberapa menit pelaksanaan salat Jumat dimaksudkan
agar masyarakat Kabupaten Bima berkonsentrasi dalam melaksanakan ibadah.
Sebagai bentuk nyata masyarakat Bima yang religius dan taat kepada perintah
Allah, sehingga pelaksanaan salat Jumat tidak terganggu.
“Maksud
pengaturan itu agar masyarakat berkonsentrasi melaksanakan ibadah Jumat. Kalau
masih ada aktivitas, ya sudah hentikan dulu aktivitas, masuk ke masjid-masjid
terdekat dengan jalan raya,” ujarnya.
Dikatakannya,
GPS yang merupakan peneguhan terhadap Perda Jumat Khusyu dan program SSB
merupakan program unggulan pemerintah Dinda-Dahlan. Kegiatan itu rutin
dilaksanakan setiap pekan. Pada tingkat
kecamatan, OPD dan Setda Pemerintah Kabupaten Bima melaksanaan pembinaan setiap
kecamatan secara bergilir. Adapun di tingkat desa, pemerintah kecamatan dan
desa menjadi pembina serta memastikan pelaksanaan GPS dilaksanakan secara
sukses.
Pantauan
langsung Berita11.com, setiap menjelang pelaksanaan salat Jumat, jalan negara
dan jalan provinsi maupun jalan protokol lain di wilayah Kabupaten Bima
ditutup. Setiap pengendara umumnya harus menunggu salat selesai, seperti di Panda,
Desa Talabiu Kecamatan Woha, Penapali Kecamatan Woha, Desa Timu Kecamatan Bolo,
Kecamatan Sape serta sejumlah wilayah seperti Kecamatan Soromandi.
Pada bagian
lain, sejumlah masjid di Kabupaten Bima menerima pengadaan plang tanda larangan
melintas berisi penjelasan pelaksanaan Jumat Khusyu dari Bagian Kesra Setda
Kabupaten Bima. [B-11]
Komentar