Bima,
Berita11.com— Sangat sulit menemukan orang dengan jiwa ikhlas pada era
sekarang. Maka tak jarang muncul pepatah di tengah masyarakat, yang kaya
semakin kaya, yang miskin maskin. Ada sekat panjang antara masyarakat miskin
dan kelas menengah ke atas yang menjadi penanda masyarakat kelas apatis. Namun tidak
demikian dengan jiwa yang dimiliki anggota Koramil 1608-01/ Rasanae Barat,
Pelda Zulkarnain.
Ajudan perwira
tersebut adalah potret bahwa rata-rata anggota TNI memiliki kepedulian dan
simpati tinggi terhadap rakyat. Terlebih kaum papah. Seperti yang dilakukannya
terhadap M Yunus, warga RT 4/02 Dusun Nanga Lere Desa Bajo Kecamatan Soromandi
Kabupaten Bima.
Pelda
Zulkarnain tergugah hatinya melihat kondisi rumah M Yunus, rekannya seangkatan
tahun 1990 SMEA Negeri Bima, ketika berkunjung di rumah warga tersebut.
“Awalnya saya
diundang sesama rekan seangkatan menjenguk salah seorang teman seangkatan yang sedang
sakit di Desa Bajo. Setelah pulang dari rumah teman tersebut singgah ke rumah M
Yunus di RT 4/ 2 Dusun Nanga Lere Desa Bajo Kecamatan Soromandi Kaupaten Bima,” ceritanya kepada
Berita11.com, Kamis (3/10/2019).
Setelah mampir
dan melihat rumah rekan seangkatan sekolah, Pelda Zulkarnain dan sejumlah
rekannya merasa prihatin. Karena rumah yang ditempati M Yunus sangat tidak
layak. Bersama tiga rekannya satu angkatan SMEA Negeri Bima akhirnya
berinisiatif membantu menggalang dana untuk merehab rumah teman satu
angkatannya tersebut.
“Kami sepakat
memfoto rumah Yunus dan memposting di WAG (alumni). Alhamdulilah atas postingan
di WAG tersebut mendapat respon dari rekan-rekan alumni. Ada salah satu rekan yang
berdomisili di Bandung mengirimkan uang sebesar Rp3 juta rupiah,” ujarnya.
Dari dana itulah
Pelda Zulkarnain dan sejumlah rekannya mulai membelikan alat-alat untuk
membangun rumah M Yunus. Saat ini sedang tahap pengecatan rumah tersebut. tidak
hanya memberikan bantuan dalam bentuk rehab rumah. Sebagai bentuk kepedulian
terhadap M Yusun, Pelda Zulkarnain dan sejumlah rekannya juga mengumpulkan uang
untuk membelikan alat-alat dapur dan paket Sembako untuk M Yunus.
“Kegiatan ini
murni bentuk kebersamaan antarrekan seangkatan alumni SMEA 1 Kota Bima angkatan
1990. Kami juga mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada seluruh alumni
SMEA 1 angkatan 1990, yang mana telah membantu atas rehab rumah teman satu angkatan
yang sangat membutuhkan rumah yang layak huni,” ujarnya.
Pelda
Zulkarnain mengucapkan banyak terima kasih atas keperdulian rekan-rekannya yang
peduli sesama. Hal tersebut menjadi contoh hidup dalam kebersamaan.
Pelda
Zulkarnain adalah salah satu contoh kecil bahwa prajurit TNI memiliki
kepedulian tinggi terhadap rakyat. Selain urusan teritorial, prajurit sejati
selalu ada di hati rakyat dan ada di tengah-tengah masyarakat melalui sejumlah
kegiatan sosial. Pada 5 Oktober 2019 sudah 74 tahun kiprah TNI di NKRI. Banyak karya
yang telah dipersembahkan untuk bangsa dan negeri ini. Untuk rakyat, TNI selalu
hadir. [MR]
Komentar
