![]() |
| Ketua Forum Umat Islam (FUI) Bima, Ustadz Asikin. Foto MR Berita11.com |
Kota Bima, Berita11.com— Forum Umat Islam (FUI) Bima
menyikapi tegas serangkaian teror yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
FUI menyatakan bahwa aksi teror seperti bom gereja di Suraya bukan merupakan
ajaran Islam.
Ketua FUI Bima, Ustadz Asikin mengatakan, pihaknya
mengecam peristiwa teror bom
gereja maupun serangkaian peristiwa penyerangan
lain di Indonesia. Menurutnya, peristiwa yang dilakukan pihak-pihak yang
mengatasnamakan jihad itu dapat merusak citra Islam yang merupakan agama damai.
“Karena dalam Islam tidak pernah diajarkan
perbuatan-perbuatan itu sekalipun berbeda agama. Tidak ada ajaran dari
Rasulullah SAW untuk melakukan perbuatan seperti tersebut,” ujarnya ketika
dihubungi Kamis (17/5/2018).
Ustadz Asikin mengimbau masyarakat terutama umat Islam tidak
terpengaruh dan tidak terpecah oleh serangkaian peristiwa teror yang terjadi.
Namun meningkatkan pemahaman tentang Islam.
Diserukan juga kepada para pemuda yang baru mempejalari
dan mendalami Islam sehingga tidak memiliki pemahaman yang keliru tentang
Islam. Selama ini FUI Bima intens mengajak kepada kebaikan untuk umat melalui
berbagai kegiatan dakwah, termasuk gerakan shalat subuh berjemaah yang terus
digelorakan termasuk di wilayah Kabupaten Bima seperti di wilayah Kecamatan
Bolo. [NS]
Komentar