![]() |
| Kepala MTsN Sila, Bahtiar, S.Pd. Foto Hamid Berita11.com |
Bima,
Berita11.com— Kendati saat ini fasilitas penunjang yang tersedia minim,
Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Sila Kecamatan Bolo Kabupaten Bima berencana
melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada tahun 2018 mendatang.
“Insya Allah
kita rencanakan UNBK tahun depan. Tahun ini kita masih manual menggunakan
kertas dan pensil karena komputer dan penunjang lain belum tersedia,” kata
Kepala MTsN Sila, Bahtiar, S. Pd kepada Berita11.com di MTsN Sila, Rabu
(3/5/2017).
Bahtiar
menuturkan sesuai petunjuk teknis (Juknis) UNBK tahun 2017, alternatif bagi
sekolah yang kekurangan dan tidak memiliki fasilitas bisa menumpang pada
sekolah penyelenggara. Namun menurutnya, hal itu mesti seimbang dengan
penerapan dalam KBM dan tingkat pemahaman siswa.
“Solusi
memang bisa memakai fasilitas sekolah lain yang UNBK. Tapi tidak harus dipaksa.
Jika dilihat dari pelajaran TIK di madrasah, siswa kita belum siap,” ujarnya.
Ia mengakui
jika pelajaran TIK di madrasah, sebagian besar berupa teori. Sehingga bila UNBK
dipaksakan, sangat berisiko bagi siswa. Meski demikian, menurut Bahtiar hasil
Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP) tetap menjadi acuan seperti UNBK.
“Jadi itu
masalahnya. Hal utama adalah karena belum kita programkan. Insya Allah kita
akan melaksanakan itu di tahun 2018,” katanya.
Selain itu,
kata dia, untuk mendukung UNBK perlu adanya inisiatif lebih dari siswa dan
motivasi orang tua. Seperti mengadakan privat secara mandiri terkait penguasaan
komputer. Supaya siswa lebih akrab dan tidak kaget saat berhadapan dengan UNBK.
Sementara
itu, UNKP tahun ini diikuti oleh 93 siswa peserta yang dibagi dalam lima
ruangan. Sesuai jadwal, UN tingkat SMP/MTs dilaksanakan pada 2 hingga 8 Mei
2017.
Bahtiar berharap hingga hari terakhir pelaksanaan berjalan dengan lancar.
“Mudah-mudahan
lancar sampai akhir. Kalau naskahnya sudah kita periksa lebih dulu dan tidak
ada masalah. Kita juga berharap seluruh siswa mengikuti UN sampai akhir,”
katanya (ID)
Komentar